Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

HRW: Pasukan Assad Pakai Bom Curah Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juli 2012 18:28
Bagikan
Salah satu jenis bom curah dan submunisinya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Human Rights Watch hari Kamis (12/7/2012) mengatakan, kelihatannya pasukan rezim Suriah menggunakan bom curah atau bom tandan (cluster bomb) buatan Rusia untuk melawan pasukan pemberontak yang bersembunyi di daerah pegunungan di Provinsi Hama.

Dua rekaman video yang diunggah hari Selasa lalu menunjukkan adanya submunisi dan tabung bom yang belum meledak di Jabal Shahshabu, sebelah barat laut kota Hama, kata organisasi asal New York itu.

HRW mengutip keterangan seorang anggota milisi setempat yang mengatakan bahwa daerah itu terus dihujani bom dari udara dan darat selama dua pekan terakhir, menarget para penentang Assad yang berlindung di tempat persembunyian mereka.

“Video-video ini menunjukkan bom curah dan submunisi yang dapat dikenali,” kata Steve Goose, direktur divisi senjata di HRW.

“Jika benar, ini akan menjadi dokumentasi pertama penggunaan senjata yang sangat berbahaya oleh angkatan bersenjata Suriah selama konflik,” kata Goose, dikutip AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut HRW, pakar persenjataan mereka dan dari Geneva International Center for Humanitarian Demining mengatakan bahwa bekas-bekas bom yang ditunjukkan dalam video itu merupakan tabung bom tandan seri RBK-250. Sementara bom lain yang belum meledak merupakan 15 submunisi AO-1Sch, bom kecil-kecil yang dibawa oleh bom RBK.

“Bom curah seri RBK-250 hanya bisa dibawa oleh pesawat tempur karena ukurannya dan kecepatan yang dibutuhkannya agar submunisi yang dibawa bekerja dengan benar,” kata HRW.

Lebih dari 100 negara sudah menandatangani konvensi tentang bom curah yang berlaku mulai 1 Agustus 2010. Tetapi Suriah tidak ikut menandatanganinya.

Banyak bom curah yang gagal meledak seketika, sehingga menyisakan bahaya tersembunyi selama bertahun-tahun yang mengincar nyawa warga sipil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomold migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Green Economy: The Future We Want
Tulisan selanjutnya Erdogan: Pesawat Suriah 5 Kali Masuk Wilayah Negaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Berita
27 September 2026 05:06
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?