Hidayatullah.com—Para ulama dunia hari Kamis (13/6/2013) bersama-sama menyerukan jihad di Suriah mendukung pasukan oposisi melawan tentara pendukung Presiden Bashar al-Assad dan sekutu-sekutu Syiah-nya dari Hizbullah dan Iran.
Para ulama berkumpul di Kairo, Mesir, untuk menyatakan sikap mereka terkait krisis Suriah dan mengecam rezim “sektarian” di Suriah.
“Kita harus berkomitmen untuk melakukan jihad guna mendukung saudara-saudara kita di Suriah dengan mengirimkan mereka uang dan senjata dan menyuplai mereka dengan segala bantuan untuk menyelamatkan rakyat Suriah dari rezim sektarian ini,” kata para ulama dalam pernyataannya dikutip Al-Arabiya.
“Agresi terang-terangan yang dilancarkan rezim Iran, Hizbullah dan sekutu sektarian mereka di Suriah merupakan pernyataan perang terhadap Islam dan Muslim,” imbuh mereka.
Hizbullah mengirim ribuan pasukan ke Suriah guna membantu pasukan rezim Asad
Syeikh Yusuf al-Qaradhawi, yang sebelumnya sempat mendukung Hizbullah dan Iran –karena suaranya lantang menentang Israel Zionis Israel, merupakan ulama yang paling pertama megecam pidato-pidato Nasrallah yang membela Assad.
Syeikh Qaradhawi mengecam keras Hizbullah karena ikut ambil bagian dalam pembantaian umat Islam di Suriah. Hizbullah dalam bahasa Arab artinya partainya Allah, namun Ayeikh Qaradhawi menyebutnya sebagai partai setan.*