Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

New York Tetapkan Usia Minimum Merokok 21 Tahun

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 19 Mei 2014 16:59 4:59 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 Mei 2014 16:59
Bagikan
Walikota New York Michael Bloomberg saat menandatangani UU batasan minuman merokok pada 19 November 2013.
Bagikan

Hidayatullah.com–New York menaikkan usia minimum untuk dapat membeli rokok ke usia 21, Minggu (18/5/2014), dalam inisiatif terbaru untuk mendorong perilaku sehat di antara penduduk.

Undang-Undang , yang ditandatangani 19 November lalu sesaat sebelum mantan Walikota Michael Bloomberg menyelesaikan masa jabatan kedua, memiliki masa tunggu enam bulan sebelum diberlakukan. Tapi dampaknya sudah bisa dirasakan dengan jelas.

“Di bawah usia 21, dilarang beli rokok,” bunyi peringatan di pintu masuk satu toko kecil yang menjual merokok, koran, permen, kopi, dan kue, di lingkungan Nolita (North Little Italy).

Rokok tidak dapat dijual bagi siapa saja yang tidak dapat menunjukkan dokumen identitas yang valid untuk membuktikan usia mereka. Penjaga toko memindai kartu identitas untuk menguji keasliannya sebelum menyerahkan kotak rokok.

Peraturan ini –belum pernah terjadi sebelumnya di kota-kota besar Amerika lainnya– meningkatkan usia hukum membeli rokok sebelumnya dari usia 18. Hal ini juga berlaku untuk bentuk lain dari tembakau dan rokok eletronik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ini merupakan tindakan terbaru dari upaya New York mengurangi merokok di seantero kota, yang melarang merokok –yang pada 29 April juga melarang rokok elektronik– di restoran dan bar, di taman atau alun-alun, dan di pantai umum kota. Beberapa bangunan perumahan swasta juga telah melarang merokok.

Pajak rokok di kota New York juga yang tertinggi di negara ini. Selain itu, kota New York telah menetapkan harga minimum sebesar 10,50 dolar per bungkus.

Nataleigh Kohn, 23 , yang bekerja di perusahaan yang sedang merintis, menyambut baik pemeriksaan identitas saat membeli rokok.

“Ini baik. Siswa-siswa sekolah lanjutan atas tidak bisa lagi memulai aktivitas merokoknya,” katanya, dilansir Malay Mail Online dari AFP.

Thomas Wall, 24, mantan perokok yang bekerja di bidang arsitektur, setuju , meskipun ia mengatakan, peraturan itu mungkin tidak akan menghilangkan kebiasaan remaja untuk merokok bersama teman-temannya.

Dia membandingkan pembatasan baru untuk meminum minuman keras (alkohol) di AS pada usia 21. Ketika orang-orang di bawah umur itu ingin minuman beralkohol, mereka malah sering mendapatkannya dari orang tua yang membelikan untuk mereka.

Penjaga Toko Muhammad Arisur Khaman mengatakan, dia mendengar beberapa keluhan sejak undang-undang itu dilaksanakan, walaupun tidak banyak. Kepada remaja yang kecewa tidak bisa membeli, ia hanya bilang, “Ini hukum.”

“Semakin tinggi usia minimum adalah  langkah ke arah yang benar,” kata Pat Bonadies (52 tahun), seorang guru.

Ia mengatakan, telah terjadi perubahan besar sikap terhadap merokok.

“Ketika saya masih muda, merokok jauh lebih umum di kalangan remaja dan praremaja di restoran dan tempat-tempat umum,” katanya.

“Bahkan teman-teman ibu saya, mereka merokok selama kehamilan mereka.”

Kota ini mengalami penurunan tajam pada perokok dewasa, dari 21,5 persen pada tahun 2002 menjadi 14,8 persen pada 2011, menurut statistik resmi.

Tapi tingkat merokok di kalangan anak muda telah stabil sejak tahun 2007, sebesar 8,5 persen. Ini yang menyebabkan menjadi dorongan untuk menaikkan usia minimum merokok.

Pihak berwenang berharap bahwa undang-undang baru akan memotong para perokok di antara usia 18 sampai 20 tahun lebih dari setengahnya .

New York berharap dapat menginspirasi kota-kota lain untuk menerapkan pembatasan usia yang sama.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:merokokNew York
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jenderal Pertahanan Udara Suriah Tewas di Dekat Damaskus
Tulisan selanjutnya Virus Campak Digunakan untuk Melawan Kanker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?