Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politikus Islam Bangladesh Dinyatakan Sebagai Penjahat Perang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2013 05:31 5:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2013 05:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan perang Bangladesh menyatakan seorang tokoh politik partai Islam terkemuka bersalah menjadi otak dari malapetaka saat perang kemerdekaan dari Pakistan tahun 1971.

Ghulam Azam, 90, yang ketika itu menjadi pimpinan partai Islam terbesar Jamaat-e-Islami dan sekarang menjadi pemimpin spiritualnya, hari Senin (15/7/2013) dinyatakan bersalah atas 5 dakwaan termasuk pembunuhan dan penyiksaan.

Sedikitnya tiga orang tewas dalam bentrokan yang terjadi setelah keputusan itu ditetapkan. Pendukung Azam mengatakan pengadilan tersebut bermotif potilik, sedangkan penentangnya marah karena Azam tidak dihukum mati.

Tiga hakim yang mengadili Azam di Dhaka menyatakan bahwa pria itu pantas dihukum mati. Namun mereka memilih untuk memenjarakannya dengan pertimbangan usia tua dan kesehatan Azam.

Pengacara Azam, Toby Cadman, dalam pernyataan tertulis mengatakan bahwa timnya segera akan mengajukan banding. Keputusan hari Senin itu dinilainya kehilangan seluruh kredibilitasnya karena tidak independen dan tidak imparsial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jamaat merupakan partai oposisi kunci dari pemerintah Bangladesh. Partai ini dituding menjadi kolaborator Pakistan saat Bangladesh berjuang melepaskan diri dari negara Islam pakistan. Mereka dituduh sebagai pengkhianat karena lebih cenderung memilih untuk tetap bergabung dengan Pakistan. Bangladesh menuding tentara Pakistan membunuh tiga juta orang dan memperkosa 200 wanita dengan bantuan kolaborator lokal di Bangladesh.

Azam merupakan orang kelima yang divonis sebagai penjahat perang dalam perjuangan kemerdekaan Bangladesh. Tiga orang divonis matai dan satu orang lainnya divonis penjara seumur hidup, lansir Aljazeera.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jenderal Al-Sisi Jadi Kandidat Deputi Pertama PM Mesir
Tulisan selanjutnya Lama Antri, Turki Perjuangkan Jamaah Hajinya Berangkat Tahun Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?