Hidayatullah.com—Ribuan orang ikut ambil bagian dalam aksi unjuk rasa menentang pemerintah sementara hasil kudeta di berbagai tempat di penjuru Mesir, beberapa hari setelah Al-Ikhwan al-Muslimun dinyatakan sebagai organisasi terlarang oleh pengadilan.
Demonstrasi hari Jumat (27/9/2013) yang diserukan oleh aliansi Anti-Kudeta diikuti oleh ribuan orang di kota-kota Kairo, Port Said, Assuit dan lainnya.
Para pengunjuk rasa itu mengusung spanduk dan meneriakkan slogan menentang kudeta militer yang mendepak pemerintahan Muhammad Mursy, seorang anggota Al-Ikhwan.
Koresponden Aljazeera di Mesir, yang sengaja tidak disebutkan namanya dengan alasan keamanan, mengatakan bahwa unjuk rasa berlangsung dengan damai. Unjuk rasa hari Jumat tersebut mengikuti tradisi demonstrasi anti-pemerintah yang sejak revolusi 2011 sering dilakukan usai shalat Jumat.*