Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebelum Mangkat Raja Abdullah Telah Tetapkan Aturan Suksesi Kerajaan Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Januari 2015 09:36 9:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Januari 2015 09:36
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebelum Raja Abdullah mangkat pada hari Jumat (23/01/15),  ia telah menetapkan aturan baru menyangkut suksesi dalam monarki Arab Saudi. Tujuannya untuk mencegah percekcokan dan perpecahan di kalangan keluarga kerajaan.

Aturan baru terkait suksesi di Kerajaan Saudi ini telah ditetapkan mekanismenya pada tahun 2006 silam.

Raja Abdullah bin Abdulaziz al Saud pada Oktober 2006 menetapkan mekanisme baru untuk menegaskan urutan suksesi di kerajaan yang kaya berkat ekspor minyak itu. Ia membentuk “Majelis Loyalitas” yang beranggotakan 35 orang keturunan pendiri dinasti Abdulaziz al Saud, untuk memutuskan suksesi.

Anggota majelis bertugas selama 4 tahun dan hanya bisa diperpanjang dengan konsensus keluarga serta restu raja.

Berdasarkan hukum di Arab Saudi yang berhak menduduki tahta kerajaan hanya keturunan langsung, anak atau cucu dari Abdulaziz yang wafat 1953.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Raja Abdulazis memiliki 37 putra dan yang paling terkenal adalah tujuh putra dari istrinya Hassa al Sudairi yang dijuluki “Tujuh Sudairi”. Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud yang baru saja naik tahta adalah salah satu dari tujuh Sudairi.

Majelis dipimpin oleh pangeran Mishaal bin Abdulaziz al Saud, putra tertua yang masih hidup. Penentuan pangeran mahkota dilakukan lewat pemungutan suara secara rahasia, dan calon yang mendapat dua pertiga suara dinyatakan sebagai pangeran mahkota yang akan menggantikan raja yang berkuasa jika ia meninggal atau berhalangan tetap.

Majelis mendapat tugas resmi “untuk mempertahankan kesatuan dan kerukunan keluarga kerajaan, serta persatuan negara dan kepentingan rakyat.”

Jika raja meninggal, majelis menggelar sidang luar biasa, untuk menetapkan pangeran mahkota sebagai raja baru.

Raja baru dalam waktu 10 hari setelah diangkat, harus mengajukan tiga kandidatnya kepada majelis untuk dipilih menjadi pangeran mahkota baru.

Majelis punya otoritas menolak calon yang diajukan raja, dan memilih calon sendiri. Raja juga punya hak menolak calon dari majelis. Jika terjadi sengketa itu, majelis memiliki waktu sebulan untuk menggelar pemungutan suara antara calon dari raja dan calon yang diajukan majelis, kutip Deutsche Welle.

Mendiang Raja Abdullah juga menetapkan komisi kesehatan beranggotakan lima orang, tiga diantaranya dokter, untuk menegaskan kondisi kesehatan pangeran mahkota untuk melanjutkan tugasnya.

Sebelum mekanisme baru ini ditetapkan oleh Raja Abdullah pada 2006, pemilihan pangeran mahkota biasanya dilakukan dengan cara konsensus informal di kalangan keluarga kerajaan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:SalmanSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Berkunjung, Pemerintah Manila Sembunyikan Ratusan Gelandangan
Tulisan selanjutnya Politisasi Karbala?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?