Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Fransiskus Berkunjung, Pemerintah Manila Sembunyikan Ratusan Gelandangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2015 09:18 9:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2015 09:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Filipina didesak untuk melakukan penyelidikan, setelah mengaku bahwa mereka merelokasi sementara para gelandangan selama Paus Fransiskus berkunjung ke negara itu belum lama ini.

Menteri Kesejahteraan Sosial Corazon Soliman mengatakan, hampir 500 orang gelandangan diciduk dari jalan-jalan di Manila dan dipindahkan ke penampungan di pinggiran ibukota.

Anggota DPR Filipina Terry Ridon menyeru agar dilakukan penyelidikan atas tindakan yang disebutnya sebagai “operasi pembersihan” itu.

Paus Fransiskus berkunjung ke Filipina pekan lalu dan menuntaskan lawatannya pada hari Senin (19/1/2015).

Ridon mengatakan tindakan pemerintah itu “sangat buruk karena Paus datang ke negara kita –pertama dan paling utama– untuk bertemu dan berbicara dengan orang-orang miskin.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

The Philipine Star mengabarkan bahwa Ridon akan memanggil Soliman ke parlemen untuk menjelaskan tindakan kementerian yang dipimpinnya itu kepada para wakil rakyat, lansir BBC Jumat (23/1/2015).

Dalam wawancara pekan lalu Soliman mengatakan bahwa keluarga-keluarga gelandangan tak lama menjelang kedatangan Paus Fransiskus pada 15 Januari dipindahkan ke tempat sementara.

Kebanyakan gelandangan itu hidup berkeliaran di sekitar tepian pantai Manila Bay, tempat digelarnya peribadatan misa Minggu oleh Paus yang mendatangkan sekitar 6 juta umat Katolik Filipina.

Menurut Soliman, pada 14 Januari para gelandangan itu dipindah ke Chateau Royale, sebuah resor bertarif ratusan dolar semalam, lalu dikembalikan ke ibukota pada hari Senin setelah Paus meninggalkan negara itu.

Keluarga gelandangan tersebut saat ini untuk sementara menempati sebuah fasilitas milik pemerintah Manila, jelas Soliman.

Menteri wanita itu membela tindakan tersebut sebagai upaya untuk melindungi para gelandangan dari kerumunan massa yang sangat besar dan sindikat kriminal selama kunjungan Paus. Selain itu, tindakan tersebut merupakan bagian dari rencana untuk memberikan gelandangan tempat tinggal sementara gratis.

Wanita itu bersikukuh mengatakan tindakan tersebut tidak bermaksud untuk menyembunyikan mereka dari muka publik, seraya menambahkan bahwa dia melihat sendiri Paus masih bisa memberikan pemberkatan kepada orang-orang gelandangan selama kunjungannya.

Kontroversi masalah itu timbul setelah muncul laporan yang mengatakan bahwa anak-anak jalanan ditangkapi dan dijebloskan ke dalam sel di pusat detensi. Sebuah tudingan yang dibantah oleh pemerintah.

Masalah kemiskinan menjadi tema utama kunjungan Paus Fransiskus ke Manila, di mana dia mengajak umat Katolik agar memberikan perhatian kepada orang miskin dan memeluk anak-anak jalanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wabah Ebola Tampaknya akan Berakhir, Tapi Tetap Waspada
Tulisan selanjutnya Sebelum Mangkat Raja Abdullah Telah Tetapkan Aturan Suksesi Kerajaan Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?