Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bilang Migran Sanggup Bayar Hotel, Menteri Belgia Dihujani Kecaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2015 19:50 7:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Agustus 2015 19:50
Bagikan
Salah satu kapal migran gelap Afrika menuju Eropa oleng di tengah laut.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri muda urusan imigrasi Belgia mendapat hujan kecaman setelah mengatakan bahwa para migran memiliki uang cukup untuk membayar kamar hotel atau biaya penginapan.

Eropa dua tahun terkahir menghadapi gelombang besar migran orang-orang Timur Tengah dan Afrika yang ingin mencari penghidupan lebih baik, karena negara mereka dilanda perang atau kemiskinan berkepanjangan.

Sekitar 2.300 orang mengajukan suaka di Belgia pada bulan Juni kemarin saja. Menurut catatan resmi, angka itu naik sepertiga dari bulan Mei. Pemerintah Belgia menawarkan diri untuk menampung 2.500 pengungsi lagi.

Ditanya perihal laporan media yang menyebutkan bahwa para migran terpaksa tidur di jalanan karena tidak ada cukup akomodasi untuk mereka, menteri muda Theo Francken, yang bertanggungjawab soal suaka dan imigrasi, mengatakan adalah salah jika mengira para migran itu miskin.

“Banyak dari orang-orang ini membayar 10.000 euro (sekitar US$11.000) supaya bisa ke sini. Naif, jika mengatakan mereka tidak punya 50 euro untuk membayar sebuah kamar hotel. Menggelikan, jika memandang mereka sebagai orang yang sama sekali tak punya uang,” kata Francken kepada lembaga penyiaran pemerintah Radio 1 seperti dikutip Reuters Rabu (5/8/2015).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Francken itu kontan mengundang kecaman dari banyak kalangan.

“Menurut saya komentarnya itu sinis dan sama sekali di luar topik,” kata seorang juru bicara untuk Vluchtelingenwerk Vlaanderen, sebuah organisasi peduli migran.

“Ini bukan soal apakah mereka masih memiliki sisa uang. Ini soal apakah pemerintah sudah menyediakan kebutuhan yang cukup untuk membantu orang-orang itu yang sudah tiba di sini,” kata wanita itu.

Ketika diminta komentar perihal kecaman-kecaman yang muncul terkait pernyataan Francken, seorang juru bicara untuk menteri muda itu mengatakan bahwa kementerian “sedang terus bekerja dan mencari solusi,” dan tidak akan memberikan komentar di luar apa yang sudah di katakan di radio.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Konfirmasi Puing Pesawat yang Ditemukan Milik MH370
Tulisan selanjutnya Haedar Nashir – Abdul Mu’ti Ditetapkan sebagai Ketum – Sekum Baru Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?