Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

OKI: Islamophobia Masuk Tahap Ketiga

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2012 07:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan efektif guna mencegah berkembangnya Islamophobia atau sikap permusuhan terhadap Islam dan Muslim di seluruh dunia.

“Islamophobia sedang meningkat, bahkan telah memasuki tahap ketiga,” kata Ihsanoglu dalam pernyataannya, menanggapi laporan terbaru Amnesty International yang berjudul “Choice and Prejudice: Discrimination Against Muslims in Europe.”

Ihsanoglu menjelaskan, pada tahap pertama para musuh Islam menggunakan alasan keebasan berekspresi untuk menyerang Islam dan Muslim, seperti yang muncul dalam kasus penggambaran sosok Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dalam bentuk kartun sebagai bentuk penghinaan.

Pada tahap ketiga, mereka berusaha melembagakan kebencian terhadap Islam dan Muslim. Sebagai contoh, larangan pembangunan menara masjid di Swiss yang ditetapkan lewat referendum atau pemungutan suara rakyat.

Contoh lain, larangan penggunaan kerudung atau cadar di sejumlah negara seperti Belgia, Belanda, Prancis dan Spanyol.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

OKI menegaskan bahwa Islamophobia berbeda dan tidak dapat disamakan dengan kebencian rasial atau xenophobia (ketakutan terhadap orang asing). Islamophobia merupakan stigmatisasi terhadap agama dan pengikut Islam.

“Islamophobia adalah musuh bagi hak asasi manusia dan juga kehormatan Muslim,” tegas Ihsanoglu, dikutip Arab News (05/04/2012).

Amnesty Interntional dalam laporannya menyebutkan bahwa Muslim di Eropa menghadapi diskriminasi dalam bidang pendidikan, pekerjaan dan kebebasan beragama. Laporan itu juga menjelaskan bahwa partai-partai politik menggunakan Islamophobia sebagai alat untuk mendulang suara pemilih dan mendapatkan kekuasaan politik.

“Wanita-wanita Muslim tidak diberi pekerjaan dan para gadis dilarang masuk kelas hanya karena mereka mengenakan pakaian tradisi seperti kerudung. Para pria dilarang memelihara jenggot,” kata Marco Perolini, pakar masalah diskriminasi di Amnesty International.

“Bukannya melawan prasangka-prasangka buruk ini, partai politik dan para pejabat publik semuanya terlalu sering memanfaatkannya untuk mencapai tujuan yaitu memperoleh suara,” kata Perolini.

Laporan Amnesty International itu membeberkan masalah Islamophobia dengan fokus di negara Belgia, Prancis, Belanda, Swiss dan Spanyol.

Dalam pernyataannya, Ihsanoglu juga mengecam kelompok-kelompok garis keras yang membuat buruk wajah Islam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Perintahkan Dubes Saudi Kembali ke Kairo
Tulisan selanjutnya Malam Terakhir Syeikh Yasin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?