Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mental Pasukan AS di Iraq Terus Merosot

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juli 2003 15:24 3:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juli 2003 15:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasukan Amerika Serikat yang kini tinggal di Iraq mengaku ditembak hampir setiap hari. Sebagaian mengatakan mulai tidak sanggup lagi tinggal lagi di negara itu, tulisa Daily Telegraph, semalam.

Sesan Jeff Elliott yang dipetik harian itu mengatakan, jumlah pasukan AS yang cidera hingga kini yang terus meningkat menyebabkan ada yang patah arang untuk tinggal lebih lama di kawasan itu.

Semalam, seorang pasukan AS dikabarkan cedera parah akibat ditembak orang tak dikenal di kota Baghdad.

“Kira-kira jam 12.30 dini hari (waktu setempat) seorang pasukan ditembak saat menjaga Universitas Baghdad,” kata juru bicara pasukan AS, Nicole Thompson.

Meski para pejabat keamanan AS di negara itu mengatakan kejadian yang tengah menimpa pasukannya itu terbilang kecil, namun sebagaian besar pasukan AS terus mengalami kekhawatiran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami benci keadaan seperti ini dan nampaknya, sejak dua minggu lalu makin banyak serangan,” kata Eklliot.

“Kami berada di sini sejak Maret lalu dan ditembak hampir tiap hari. Bukannya saya terfikir sangat mengenainya. Saya hanya perlu lebih berhati-hati dan meneruskan tugas ini..,” ujar Sersan Bryan Harrington.

Bagaimanapun, menurut Elliott, warga Iraq yang nekad menyerang pasukan AS lebih cilik karena menggunakan bahan bom dengan cara merubah peluru 130 milimeter.

Mulai Resah

Rasa cemas dan ketakutan tidak hanya menimpa para tentara pria. Sejumlah pasukan wanita AS di Iraq kini juga dikabarkan telah rindu kehidupan sebenar sebagai seorang wanita yang telah mereka tinggalkan sejak berbulan-bulan.

Seperti dikutip AFP, mereka kini turut diburu rasa bimbang bila terus ditempatkan secara lama di negara Teluk itu dan tidak jelas kapan diperbolehkan pulang.

“Keadaan menjadi semakin tegang setiap kali saya mulai memikirkan anak-anak di sana,” kata Staf Sersan Denise Rayl (37), dari Divisi Udara 101.

Ibu dua anak lelaki remaja dari Denison, Texas itu mengatakan, dia terpaksa menyibukkan diri untuk mengelak dari mengingat keluarganya di AS setelah berjauhan terlalu lama.

Sebulan ini, sejumlah penembak gelap terus memburuh dan membunuh sejumlah pasukan AS yang sedang berjaga-jaga atau berkeliaran di wilayah Iraq. Menurut laporan, serangan atas pasukan AS di wilayah itu setidaknya terjadi sebanyak 13 kali dalam sehari. 26 pasukan AS telah terbunuh akibat serangan gelap.

Semenjak Presiden George W Bush mengaku menang atas Iraq bulan Mei lalu, sebagaian besar rakyat Iraq dikabarkan terus melakukan protes atas keberadaan pasukan agresor AS di negara. Mereka ingin, AS bisa secepatnya keluar dari Iraq. (ap/afp/dt/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Tentara Inggris Perkosa Wanita Kenya
Tulisan selanjutnya AS Tembak Mati Dua Warga Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?