Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perancang Ternama Karl Lagerfeld Sebut Pengungsi Musuh Yahudi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2017 08:53 8:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2017 08:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam sebuah acara bincang-bincang di televisi Prancis, perancang busana terkemuka asal Jerman, Karl Lagerfeld, mengkritik kebijakan “anak perempuan pastor” Kanselir Angela Merkel yang membuka pintu bagi “jutaan” pengungsi masuk ke Jerman. Regulator media Prancis kemudian turun tangan menyelidiki kasusnya.

Regulator media Prancis hari Senin (13/11/2017) mengumumkan bahwa ratusan orang telah menyampaikan keluhan atas Karl Lagerfeld, setelah perancang busana itu muncul dalam acara bincang-bincang di televisi Prancis pada akhir pekan kemarin, lapor Deutsche Welle.

Lagerfeld, yang menjabat sebagai direktur kreatif rumah busana Chanel dan Fendi, menyulut kemarahan publik hari Sabtu ketika dia menggunakan Holocaust guna mengkritik Kanselir Jerman Angela Merkel dan kebijakan pintu terbukanya untuk para pengungsi yang menyelamatkan diri dari perang.

“Orang tidak bisa –meskipun ada jeda puluhan tahun– membunuh jutaan Yahudi supaya bisa membawa masuk jutaan musuh paling besar mereka untuk menggantikan tempatnya,” kata Lagerfeld dalam bincang-bincang yang disiarkan di layar televisi hari Sabtu itu.

“Saya kenal seseorang di Jerman yang mengambil seorang bocah Suriah dan setelah empat hari berkata, ‘Ciptaan paling besar Jerman adalah Holocaust’,” imbuh Lagerfeld, pesohor yang mengaku-aku ayahnya berasal dari keluarga bangsawan Jerman-Swedia. Padahal, ayah Lagerfeld adalah pria dari kalangan biasa yang menikah dengan seorang wanita penjual pakaian dalam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Merkel sudah menampung berjuta-juta (migran) yang berintegrasi dengan baik dan yang bekerja dan semuanya baik … jadi dia sudah tidak perlu menampung jutaan lainnya hanya demi memperbaiki citranya sebagai ibu tiri jahat setelah krisis Yunani,” kata perancang busana beberapa kali berganti pasangan pria itu.

“Tiba-tiba kita melihat sosok putri pastor,” imbuh Lagerfeld, merujuk ayah Merkel yang merupakan seorang pendeta Protestan di bekas Jerman Timur.

Meskipun Lagerfeld sudah dikenal sebagai pesohor yang kerap mengeluarkan kata-kata pedas dan kontroversial, regulator media di Prancis mengatakan akan tetap mengkaji program tersebut dan akan memutuskan apakah akibat pernyataannya itu Lagerfeld bisa diajukan ke pihak berwenang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya INDHEX 2017, “Meningkatkan Daya Saing Produk Indonesia Melalui Sertifikasi Halal”
Tulisan selanjutnya KH Didin: Lembaga Zakat dan Sosial Harus Berjalan Sesuai Syariat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?