Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Komunis China Larang Artis Bertato dan Hip-hop Tampil di TV

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Januari 2018 04:46 4:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Januari 2018 04:46
Bagikan
Rapper Wang Hao alias PG One
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Sensor China (SAPPRFT), mengumumkan melarang televisi yang menampilkan musik hip-hop dan melarang munculnya selebriti bertato.

“Secara khusus, program TV tidak boleh menampilkan aktor bertato (atau menunjukkan) budaya hip-hop, budaya sub-culture (budaya non-mainstream) dan budaya keputusasaan (kemunduran),” kata SARPPFT, regulator yang mengatur publikasi dan penyiaran di Tiongkok.

Gao Changli, direktur administrasi Departemen Publikasi, Dilansir dair time.com mengutip Sina, Senin (22/01/2018), mengedarkan 4 pantangan yang harus dipenuhi stasiun TV pada Jumat lalu.

Baca: Orang China Juga Bisa Nasyid

Pertama, tidak menggunakan aktor yang hati dan moralitasnya tidak sejalan dengan partai dan tidak memiliki moral yang mulia.

Kedua, tidak menggunakan aktor yang berselera rendah, vulgar dan cabul.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketiga, tidak menggunakan aktor yang tingkat ideologinya rendah dan tidak berkelas.

Keempat, tidak menggunakan aktor yang ternodai dengan skandal dan integritas moral bermasalah.

Larangan yang dibuat menyusul pemecatan Rapper GAI terkenal dari acara di Hunan TV, Singer. Video klip GAI yang bernama asli Zhou Yan, juga dihapus dari saluran resmi Youtube China Hunan TV.

Selain Zhoum rapper bernama Wang Hao alias PG One, dipaksa meminta maaf setelah lagunya, “Malam Natal” dikritik karena dianggap menampilkan budaya narkoba dan melecehkan wanita.

Baca: PKI, Indonesia, dan China [1]

Menurut Tecent News, Rapper Mao Yanqi alias VaVa, juga dipecat dari acara hiburan Happy Camp. Musik rap dari rapper Triple H yang berpengaruh juga telah dihapus dari situs penyedia musik yang utama.

Mereka diduga menunjukkan sikap dan selera yang buruk dan mempromosikan konten yang bertentangan dengan tradisi dan prinsip Partai Komunis.

Sebelumnya, tahun 2016, media pemerintah China menggunakan lagu rap untuk mempromosikan teori Komunis kepada anak muda, tulis Daily Mail.

Single yang disebut ‘Karl Marx adalah post-90’, dilakukan oleh sekelompok rapper modis dan dikhususkan untuk Karl Marx buku The Communist Manifesto.

Otoritas Komunis China juga telah merilis sebuah video rap informatif terutama bagi orang asing sebagai informasi pada mereka tentang ‘orang asli China’.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Artis BertatochinaDewan Sensor ChinaHip-hopkomunisPemerintah KomunisPG OneRapperSAPPRFTtatoTiongkokWang Hao
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baru Dilantik, Dubes Afghanistan Eratkan Hubungan dengan Turki
Tulisan selanjutnya FUIB Jadi Saksi Pelapor Kasus Ge Pamungkas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?