Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Berlakukan Pindai Wajah Bagi Pengguna Ponsel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2019 13:23 1:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2019 13:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Orang-orang di China sekarang diharuskan memindai wajah mereka ketika mendaftarkan layanan telepon seluler, sebab pihak berwenang berupaya memverifikasi identitas setiap pengguna ponsel yang mencapai ratusan juta di negeri panda itu.

Regulasi yang pertama kali diumumkan bulan September itu mulai berlaku hari Ahad ini (1/12/2019), lapor BBC.

Pemerintah mengatakan ingin melindungi hak dan kepentingan rakyat di dunia siber lewat peraturan tersebut.

Ketika mendaftarkan layanan telepon atau data seluler baru, orang di China diharuskan menunjukkan kartu identitas nasional (semacam KTP) dan foto mereka diambil.

Namun sekarang, mereka juga diharuskan dipindai wajahnya guna memverifikasi bahwa identitas mereka sesuai dengan identitas yang mereka serahkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

China kerap disebut sebagai negara pengintai rakyatnya sendiri. Pada tahun 2017 negara itu telah memasang 170 juta kamera CCTV di berbagai tempat, dan akan memasang sekitar 400 juta kamera baru pada 2020.

Negara komunis itu juga menerapkan sistem “kredit sosial” guna mencatat skor perilaku dan interaksi publik semua warganya dalam satu database.

Teknologi pengenalan wajah (facial recognition) memainkan peran kunci dalam sistem pengintaian dan dipuji-puji sebagai cara jitu menangkap tersangka pelaku kejahatan. Tahun lalu, media mencatat bahwa polisi berhasil menciduk seorang buronan yang berada di antara kerumunan 60.000 yang menghadiri sebuah konser dengan menggunakan teknologi itu.

Kamera-kamera pengintai yang menggunakan teknologi pengenalan wajah juga dipasang di wilayah Xinjing, di mana terdapat kamp konsentrasi berisi tidak kurang dari 1 juta Muslim yang dikurung dengan alasan menjalani program “re-edukasi”, lapor koran The New York Times awal tahun ini.

Di China teknologi pengenalan wajah juga semakin banyak dipergunakan dalam transaksi komersial di mana warga China tidak lagi menggunakan uang dalam transaksi jual-beli, melainkan melakukan pembayaran dengan ponsel pintar sebagai alat bantunya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaponselwajah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Omar Al-Bashir Dinyatakan Terlarang, Wanita Sudan Diperbolehkan Pakai Celana Panjang
Tulisan selanjutnya Polisi:Tak Ada Motif Terorisme Dalam Penikaman di Den Haag

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?