Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamas Minta Mahmoud Abbas Berhenti Meminta AS sebagai Mediator Perdamaian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Januari 2018 07:37 7:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Januari 2018 07:37
Bagikan
Juru Bicara Hamas, Usamah Hamdan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) telah meminta Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas untuk menghentikan ketergantungan pada Amerika Serikat sebagai seorang mediator ‘perdamaian Palestina’ dengan ‘penjajah Israel’.

Sebaliknya, kata Hamas, pemimpin Otoritas Palestina itu seharusnya menyesuaikan diri dengan pilihan rakyat Palestina untuk melawan penjajahan Israel.

“Keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibukota Israel dan memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv tidak akan merubah kesetiaan rakyat Palestina pada tanah mereka, termasuk Yerusalem sebagai ibu kota masa depan mereka bagi Muslim dan Kristen,” kata Osama Hamdan mengatakan pada Quds Press.

“Keputusan-keputusan yang diambil oleh Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina beberapa hari yang lalu berada di bawah ekspektasi,” pejabat senior itu menambahkan.

Baca: Hamas Kontak Turki Bahas Rencana AS Akui Baitul Maqdis Ibu Kota Israel

Pihak Hamas berusaha membentuk sebuah badan konsultatif untuk menetapkan batas tertinggi pertemuan-pertemuan, menghentikan kerjasama keamanan dengan Israel, mendeklarasikan runtuhnya pemukiman (ilegal) dan mengembalikan perlawanan, tetapi hal itu tidak mungkin, Hamdan menjelaskan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bertaruh pada AS merupakan sebuah taruhan yang tidak dapat dimenangkan dan mencoba untuk menemukan alternatif lain dengan AS bukanlah pilihan yang bijak. Dengan demikian, pesan kami pada Presiden Abbas adalah agar mengadopsi pilihan rakyat dan melawan, dan dia tidak akan kalah.”

Baca: Hamas, Baitul Maqdis dan Izzah Islam

Ditanya apakah ada dukungan regional bagi perlawanan, Hamdan menunjuk bahwa negara-negara regional tidak akan menerima “kesepakatan abad ini”, dan tidak pula rakyat Palestina.

“Penolakan kami terhadap kesepakatan akan mendorong kelompok regional yang menentang kesepakatan tersebut,” klaimnya, “jadi bagi mereka yang mendukung kesepakatan itu tidak akan mempunyai pilihan lain selain ikut menolaknua.”

Wakil Presiden AS Mike Pence menjadwalkan sebuah kunjungan ke wilayah tersebut pada awal minggu ini. Dia memastikan bahwa Kedutaan AS akan tetap dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem “sebelum 2019 berakhir”*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBaitul MaqdisHAMASisraelMahmoud AbbasMediatorOtoritas PalestinaPApalestinapenjajah IsraelperdamaianYerusalemZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Tuding Rusia Dalang Sebenarnya Serangan Senjata Kimia di Suriah
Tulisan selanjutnya Program Pascasarjana IAI Dalwa Kunjungi CASIS-UTM Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?