Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

100 Ribu Pengungsi Rohingya akan Ditempatkan Pulau Terapung

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Februari 2018 16:52 4:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Februari 2018 16:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Bangladesh melanjutkan rencananya untuk mengubah sebuah pulau di Teluk Benggala menjadi rumah bagi 100.000 pengungsi Rohingya yang telah meninggalkan operasi militer Myanmar, di tengah sinyal perdebatan pejabat tinggi Bangladesh.

Pulau Bhasan Char atau Pulau Terapung terletak di daerah rendah, berlumpur dan tidak berpenghuni.

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan penempatan pengungsi Rohingya di pulau itu sementara hanya untuk mengurangi kemacetan di Kamp Pengungsi Cox’s Bazar.

Baca: Bangladesh Akan Pindahkan Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil

Bangladesh mengaku menyiapkan dana USD280 juta atau sekitar Rp3,7 triliun untuk membangun infrastruktur di pulau itu.

Namun, salah satu penasihatnya mengatakan bahwa pengungsi yang ditempatkan di pulau itu hanya bisa meninggalkannya jika mereka ingin dikirim pulang ke Myanmar atau suaka terpilih di negara ketiga.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikutip dari Sofrep.com, pulau yang menjadi lokasi penampungan warga Rohingya itu seluas 30 ribu hektare, rawan banjir dan sebagian besar lahannya berlumpur.

Tidak hanya itu, pulau ini kemungkinan bisa ‘tenggelam’ saat air laut pasang karena merupakan dataran rendah. Penentuan pulau tersebut sempat kecam berbagai pihak.

Baca: Bangladesh akan Membangun Kamp Pengungsi Terbesar di Dunia

Amnesty International’s South Asia Director, Biraj Patnaik bahkan menyebutkan pulau tersebut tidak layak huni. Ia menilai pemindahan warga Rohingyaa ke pulau itu adalah kesalahan fatal.

Meski begitu, Bangladesh tetap menjalani rencana itu. Bahkan mereka menyebutkan fasilitas di pulau itu bakal dibangun segera. Dikutip dari CNN, ada sekitar 100 ribu pengungsi dari satu juta pengungsi Rohingya yang akan dipindahkan ke Thengar Char di Teluk Benggala pada November 2019 nanti.

Merespons keluhan atas pemilihan pulau itu, Angkatan Laut Bangladesh melakukan penelitian dan mengklaim pulau tersebut dapat dihuni dengan reklamasi lahan. Pemerintah akan membangun hampir 1.500 rumah barak dan 120 tempat penampungan di pulau itu.

Pulau ini akan dikuasai oleh 40 sampai 50 personil polisi bersenjata.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangladeshmuslim RohingyamyanmarpengungsiPengungsi RohingyaPulau Bhasan CharPulau TerapungRohingyaTeluk Benggala
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Nilai Pendekatan Deradikalisasi Kurang Tepat
Tulisan selanjutnya Program Jihad Fatayat NU Cegah Stunting

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?