Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Kecam Veto Amerika dalam Resolusi DK PBB terkait Perlindungan Warga Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2018 10:22 10:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2018 10:22
Bagikan
Ibrahim Kalin
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Turki menyampaikan kecaman keras atas keputusan Amerika Serikat (AS) yang memveto sebuah resolusi di Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai perlindungan internasional terhadap warga Palestina yang terjajah.

Juru bicara Presiden Turki Ibrahim Kalin hari Sabtu mengkritik Amerika Serikat (AS) karena memveto resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB terkait perlindungan Palestina.

“Tidak mengherankan bahwa pemerintah AS memveto resolusi untuk perlindungan rakyat Palestina,” kata Kalin di Twitter dikutip Anadolu.

“Ini menegaskan sekali lagi bahwa mereka berpihak pada yang kuat, bukan berpihak pada kebenaran. Orang-orang Palestina dan Yerusalem tidak sendirian. Kami akan terus mendukung tujuan mereka,” tambah dia.

Baca: Ribuan Rakyat Turki Turun Jalan Pasca Gugurnya 58 Warga Palestina

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Malki menyebut apa yang dilakukan AS adalah blunder moral dan pengabaian terhadap seruan dunia internasional.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Veto AS adalah kesalahan moral lain dan kebutaan politik. Ini mengabaikan konsensus internasional tentang kejahatan dan praktik yang dilakukan oleh Israel dan sepenuhnya bias,” ucap Malki, seperti dilansir Anadolu Agency pada Ahad (03/06/2018).

Malki kemudian menekankan bahwa Palestina, melalu jalur diplomasi akan melakukan yang terbaik untuk memastikan akuntabilitas bagi para penjahat perang Israel dan mendapatkan keadilan bagi rakyat Palestina.

Seperti diketahui, Kuwait menyerahkan rancangan resolusi di Dewan Keamanan PBB yang mengutuk kekerasan penjajah Israel dan menyerukan perlindungan terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Namun dalam pemungutan suara di DK, kemarin, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley memveto resolusi yang diajukan oleh Kuwait tersebut.

Baca: Turki akan Sumbang 10 Juta USD ke Palestina

Sepuluh negara memberikan suara mendukung, sementara Inggris, Polandia, Belanda dan Ethiopia abstain.

Resolusi, yang direvisi tiga kali, sebelumnya menyerukan perlindungan internasional untuk rakyat Palestina.

Draf akhir menyerukan pertimbangan langkah-langkah untuk menjamin keselamatan dan perlindungan penduduk sipil Palestina di wilayah Pendudukan Palestina, termasuk di Jalur Gaza.

Dalam berbicara sebelum pemungutan suara, Nikki Haley, duta besar PBB AS, mengatakan resolusi yang disampaikan Kuwait kepada Dewan Keamanan PBB adalah sepihak. Sebagaimana diketahui, Israel dikenal debagai ‘anak emas’ AS dan setiap calon presiden AS harus selalu berkomitmen menyokong setiap kebijakan ‘negara palsu’ Yahudi tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikanDK PBBIbrahim KalinisraelKuwaitNikki HaleypalestinapenjajahresolusiTurkiVetoZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jet Tempur Israel Hujani Rudal Usai Pemakaman Paramedis Gaza yang Gugur
Tulisan selanjutnya Putra-putri Papua Disiapkan Beasiswa untuk Belajar Ekonomi Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?