Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yaman Menolak Misi Penjaga Perdamaian PBB di Hudaida

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Desember 2018 07:53 7:53 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Desember 2018 09:50
Bagikan
Menteri Luar Negeri Khalid Hussein al-Yamani
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Luar Negeri Khalid Hussein al-Yamani mengatakan, pemerintahnya telah menolak peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai misi keamanan dan hanya menerima mereka untuk memantau pelabuhan.

Ia mengatakan, Kota Pelabuhan Hudaida Yaman harus berada di bawah kendali pemerintah yang didukung Saudi, katanya kepada Reuters hari Senin.

Dia yang memimpin delegasi pemerintah yang diakui secara internasional untuk pembicaraan damai di Swedia dengan pemberontak Syiah al Houthi mengatakan mereka bersedia menerima bahwa pendapatan pelabuhan Hudaidah tetap berada di cabang bank sentral bank.

Baca: Lebih 150 Tewas dalam Pertempuran Terbaru di Hudaidah, Yaman

PBB juga merekomendasikan pemberontak al Houthi untuk mundur dari Pelabuhan Hudaida sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata sehingga menempatkan pelabuhan kota pelabuhan di bawah pengawasan yang dikendalikan PBB, menurut sebuah dokumen.

Dokumen itu, yang membenarkan dua sumber delegasi pemerintah Yaman, bersikeras bahwa pasukan pimpinan Saudi yang memerangi Houthi menghentikan semua operasi di kota sebagai ganti untuk penarikan pemberontak al Houthi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Arab Saudi, UEA Luncurkan Serangan Besar-besaran tehradap Hudaida

Perwakilan Houthi gagal dihubungi untuk menjelaskan masalah ini.

Pemerintah Yaman dan pemberontak Syiah al Houthi bertemu di Swedia pada hari Kamis untuk mengakhiri perang yang sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 10.000 orang sejak hampir empat tahun lalu.

Proposal Hudaida merupakan langkah penting menuju tuntutan Presiden Abdurabbo Mansyour Hadi, yang diusir dari Ibu Kota Yaman dalam kudeta oleh pemberontak Syiah al Houthi pada 2014.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HouthiirankoalisiPBBPelabuhan HudaidaSaudisyiahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Car Free Day Pertama di Ethiopia Diikuti Ribuan Orang
Tulisan selanjutnya Oman Izinkan Pesawat Zionis Melintasi Langitnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?