Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Diserang, Beijing Dukung Hong Kong Bertindak Keras Terhadap Demonstran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 November 2019 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2019 19:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beijing mendukung tindakan lebih keras untuk menghentikan aksi-aksi protes yang mengguncang Hong Kong selama beberapa bulan terakhir. Hal itu dikatakan seorang pejabat senior China pada hari Rabu (6/11/2019), hanya beberapa jam setelah seorang pria bersenjatakan pisau menikam seorang anggota parlemen Hong Kong pro-Beijing di pusat bisnis itu.

Han Zheng, wakil perdana menteri China, dalam sebuah rapat resmi di Beijing dengan pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengatakan bahwa aksi protes anti pemerintah di Hong Kong telah merusak formula “satu negara dua sistem”, yang diterapkan di bekas koloni Inggris itu sejak dikembalikan ke China pada tahun 1997.

“Kami dengan tegas mendukung pemerintah Kawasan Administrasi Khusus untuk mengambil kebijakan lebih proaktif dan lebih efektif guna menuntaskan masalah-masalah sosial ini,” kata Han, yang duduk di sisi Lam di ruang pertemuan di Diaoyutai State Guesthouse, seperti dikutip Reuters.

Han mengatakan masalah-masalah sosial yang dimaksud termasuk tempat tinggal yang tidak terjangkau harganya di kota itu, yang dikategorikan sebagai kawasan khusus China.

Hari Selasa (5/11/2019), Partai Komunis mengatakan tidak akan mentoleransi perilaku separatis apapun, setelah sebagian demonstran di Hong Kong menyerukan kemerdekaan. Han mengatakan bahwa kerusuhan yang terjadi sudah melewati batas hukum dan moral.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pertemuan Han dengan Lam itu digelar hanya beberapa jam setelah seorang pria menikam politisi pro-Beijing Junius Ho di bagian dada dengan pisau.

Aksi penikaman Ho itu merupakan yang teranyar dari rangkaian serangan terhadap kandidat-kandidat yang akan maju dalam pemilihan dewan tingkat distrik di Hong Kong yang akan digelar pada 24 November. Kandidat dari kubu pro-Beijing maupun anti-Beijing sama-sama diserang.

Dalam sebuah pernyataan online, Ho mengatakan bahwa dirinya terluka di bagian dada kiri, tetapi nyawanya tidak dalam bahaya. Dua orang koleganya ikut terluka dalam serangan itu.

Dalam rekaman video yang beredar luas, pelaku serangan tampak menyerahkan sebuah rangkaian bunga kepada Ho sebelum mengambil pisau dari tas dan menikamnya.

Motif serangan terhadap Ho tidak diketahui, tetapi dia sempat mengundang kemarahan warga setelah pada bulan Juli terekam kamera sedang tertawa dan berjabat tangan dengan tersangka anggota triad, yang menyerang para demonstran muda.

Jimmy Sham, seorang tokoh Civil Human Rights Front, termasuk orang yang mengalami serangan. Dia dipukuli sejumlah pria dengan palu pada bulan Oktober, setelah kelompoknya menggelar unjuk rasa menentang RUU ekstradisi yang sekarang sudah dicabut.

Anggota Dewan Distrik Andrew Chiu sebagian telinganya digigit oleh seorang pria bersenjatakan pisau di sebuah pusat perbelanjaan pekan ini.

Hari Selasa, Carrie Lam bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Shanghai, yang memberikan dukungan bagi pemerintahannya di Hong Kong.

Menyusul pertemuan itu, Lam membantah rumor yang menyatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan pemberian amnesti bagi demonstran yang dikenai jerat hukum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taruhan Makan 50 Telur Rebus Pria India Mati Kekenyangan
Tulisan selanjutnya Ditahan di Bandara Manila, Eks Ratu Kecantikan Ketakutan Dideportasi ke Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Berita
8 Juni 2026 18:30
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?