Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turis China dan India 2020 Bisa Kunjungi Malaysia Tanpa Visa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Desember 2019 12:34 12:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Desember 2019 12:34
Bagikan
Turis China memotret menara kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia.
Bagikan

Hidayatullah.com–Wisatawan asal negara China dan India akan dapat mengunjungi Malaysia tanpa visa turis tahun depan.

Sepanjang 2020, mereka akan diperbolehkan memasuki Malaysia sampai 15 hari dengan menggunakan sistem informasi dan registrasi perjalanan elektronik baik secara perorangan maupun melalui agen perjalanan di negara mereka masing-masing.

Akan tetapi, turis itu harus masuk dan keluar Malaysia hanya lewat bandara atau titik masuk tertentu.

Ketika tiba di Malaysia, mereka harus menunjukkan bukti bahwa mereka miliki uang cukup untuk pengeluaran, kartu kredit atau kartu bank, dan menunjukkan dokumen-dokumen perjalanannya. Mereka juga harus sudah memiliki tiket pulang yang masih berlaku.

Menurut sebuah pernyataan dari pemerintah, turis bersangkutan akan dapat melancong ke Malaysia tiga bulan setelah tiga bulan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain itu, waktu kunjungan 15 hari tidak dapat diperpanjang dan turis bersangkutan tidak dapat mengajukan izin masuk lain berdasarkan Regulasi Keimigrasian 1963.

Pernyataan itu diteken oleh PM Mahathir Mohamad, sebagai pemangku jabatan menteri dalam negeri, lapor The Star Ahad (29/12/2019).

Lewat progam Visit Malaysia 2020, negara jiran itu berharap dapat menarik kunjungan wisata 30 juta pelancong internasional dengan target penerimaan RM100 miliar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaIndiaturisvisaVisit Malaysia 2020
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2019 Rekor Pembunuhan Massal di Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Australia Terbakar, Kembang Api Malam Tahun Baru 2020 Sydney Jalan Terus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?