Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Australia Terbakar, Kembang Api Malam Tahun Baru 2020 Sydney Jalan Terus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Desember 2019 14:38 2:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Desember 2019 14:38
Bagikan
Pesta kembang api Malam Tahun Baru di Sydney, Australia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Petisi untuk membatalkan pesta kembang api malam tahun baru di Sydney dan menggunakan uangnya untuk memadamkan kebakaran lahan di kota itu sudah mendulang 260.000 tanda tangan, tetapi aparat terkait mengatakan pertunjukan tahunan yang tersohor di dunia itu tetap akan dilaksanakan.

Sydney mengeluarkan uang Aus$6,5 juta untuk pesta kembang api Tahun Baru 2020. Dana sebanyak itu menurut para penandatangan petisi online di Change.org lebih baik dipergunakan untuk memberikan dukungan kepada para sukarelawan yang membantu memadamkan api serta petani yang terdampak kekeringan panjang.

Pertunjukan kembang api super besar di Sydney Harbour “kemungkinan akan menimbulkan trauma bagi sebagian orang,” kata petisi itu, “sebab asap di sekitar Sydney saat ini sudah cukup banyak” akibat kebakaran lahan yang tidak kunjung padam.

Sebagaimana diketahui, asap beracun dari kebakaran lahan yang melanda banyak daerah di Australia sudah menyelimuti Sydney dan kota-kota besar lain selama beberapa pekan terakhir.

Di negara bagian New South Wales saja, delapan orang sudah kehilangan nyawa akibat api melahap area seluas negara Belgia hingga hangus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tahun 2019 merupakan tahun malapetaka di Australia akibat banjir dan kebakaran,” tulis petisi. “Semua negara bagian harus mengatakan TIDAK pada KEMBANG API.”

Seorang jubir pemerintah kota Sydney mengatakan sementara pihaknya memahami kekhawatiran orang-orang yang menentang pesta kembang api di masa krisis kebakaran saat ini, tetapi membatalkan acara tersebut tidak banyak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.

“Kami mulai mempersiapkan dan merencanakan perayaan Malam Tahun Baru 15 bulan lalu. Ini artinya sebagian besar anggaran, yang kebanyakan dipakai untuk mempersiapkan keselamatan penonton dan membersihkan sisa acara, sudah dikeluarkan,” kata jubir itu dalam sebuah pernyataan itu seperti dikutip AFP Ahad (29/12/2019).

“Membatalkan acara itu akan sangat melukai bisnis Sydney. Itu juga akan membuyarkan rencana ribuan orang dari seluruh penjuru negeri ini dan luar negeri yang telah memesan tiket penerbangan, hotel dan restoran untuk Malam Tahun Baru,” imbuhnya.

Dewan kota Sydney menambahkan bahwa pihaknya sudah mendonasikan Aus$620.000 untuk mendukung penanggulangan kebakaran lahan dan kekeringan, serta akan mendukung upaya penggelangan dana oleh Palang Merah semasa liputan kebakaran ditayangkan di televisi.

Gelombang panas diperkirakan akan menghembus wilayah NSW dalam beberapa hari ke depan, sehingga diperkirakan pada hari Selasa atau malam tahun baru kebakaran akan semakin parah.

NSW Rural Fire Service Commissioner Shane Fitzsimmons mengatakan dirinya tidak berharap ada dampak apapun dari kembang api, tetapi dia siap untuk membatalkannya di menit-menit terakhir apabila dinilai acara besar itu terlalu berbahaya.

“Pihak penyelenggara pertunjukkan mercon dan pihak berwenang setempat sudah biasa bekerja sama dengan kami di luar musim panas, baik itu semasa Natal, Tahun Baru atau acara-acara lain,” imbuhnya.

“Mereka sudah paham bagaimana pengaturannya, prosedurnya dan kami akan bekerja sama penuh guna memastikan risikonya akan dapat ditangani dengan baik, dan apabila diperlukan, kami tidak akan membiarkan mereka jalan terus.”

Pertunjukan kembang api malam pergantian tahun di kawasan Sydney Harbour, dengan latar gedung Sydney Opera House, diperkirakan ditonton satu miliar orang di seluruh dunia. Acara itu mampu menyumbang Aus$130 juta setahun bagi perekonomian negara bagian NSW.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kembang apiSydneytahun baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turis China dan India 2020 Bisa Kunjungi Malaysia Tanpa Visa
Tulisan selanjutnya Rana di Bawah Gerhana dan Tsunami Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?