Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Biasa Dipakai Sebagai Pupuk dan Bom, Siapa yang Meledakkan Amonium Nitrat Sebanyak 2.750 Ton di Beirut?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2020 19:51 7:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Agustus 2020 19:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Rabu pagi (5/8/2020) asap masih tampak naik ke langit sementara petugas penyelamat Libanon mencari korban ledakan dahsyat yang mengguncang ibu kota Beirut hari Selasa, yang menewaskan seratusan orang dan melukai ribuan lainnya.

Dilansir RFI, sedikitnya 100 orang telah dipastikan tewas dan lebih dari 4.000 orang lainnya terluka setelah serangkaian ledakan besar yang terjadi di sebuah gudang di pelabuhan mengguncang Beirut seperti kiamat.

Sebagian besar jalan di pusat kota dikotori oleh serpihan dan reruntuhan bangunan, serta kendaraan yang rusak. Banyak bangunan yang kehilangan fasadnya.

Tidak jelas apa yang memicu ledakan tersebut. Presiden Libanon Michel Aoun mengatakan bahwa 2.750 ton amonium nitrat, biasa digunakan sebagai bahan pupuk dan untuk membuat bom, disimpan di gudang pelabuhan tanpa prosedur keselamatan yang memadai, dan mengatakan hal itu “tidak dapat diterima”.

Dilansir BBC, para pejabat mengatakan bahwa investigasi sedang dilakukan untuk mengetahui pasti apa yang menyebabkan meledaknya ribuan ton amonium nitrat itu, yang kabarnya disimpan di gudang setelah dibongkar dari sebuah kapal yang merapat di pelabuhan itu pada tahun 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amonium nitrat merupakan bahan kimia yang penggunaan utamanya adalah sebagai pupuk dalam pertanian. Bahan kimia itu juga merupakan salah satu komponen utama untuk bahan peledak yang biasa dipakai dalam pertambangan. Secara mandiri amonium nitrat bukanlah bahan yang mudah meledak, bahan itu bisa meledak hanya dalam keadaan tertentu yang tepat saja. Ketika meledak, amonium nitrat melepaskan gas beracun termasuk gas amonia dan nitrogen oksida. Tempat penyimpanan bahan ini harus tahan api, tidak boleh ada selokan, pipa atau saluran lain yang dapat menjadi tempat bubuk amonium nitrat tersumbat menumpuk.

Bekas agen intelijen Inggris Philip Ingram mengatakan kepada BBC bahwa amonium nitrat dapat meledak dalam kondisi tertentu saja. Apabila disimpan di tempat tertutup bahan kimia itu relatif aman. Namun, jika amonium nitrat terkontaminasi atau tercampur dengan bahan bakar minyak, maka dapat meledak.

Dewan Pertahanan Tertinggi Libanon mengatakan para pelaku yang bertanggung jawab terhadap ledakan itu akan dipastikan mendapat hukuman seberat mungkin.

Ledakan terjadi ketika Libanon selama beberapa pekan terakhir mengalami ketegangan. Aksi unjuk rasa yang melibatkan ribuan orang berkali-kali terjadi. Rakyat turun ke jalan sebab mereka sudah muak dengan pemerintah yang dianggap tidak dapat mengatasi krisis ekonomi berkepanjangan dan ditambah krisis akibat pandemi Covid-19.

Lokasi ledakan terletak tidak jauh dari lokasi bom mobil yang menewaskan mantan perdana menteri Rafik Hariri pada tahun 2005. Empat orang terdakwa saat ini sedang menjalani sidang di pengadilan khusus di Belanda, dengan tuduhan bekerja sama melakukan serangan dan menghilangkan nyawa Rafik Hariri. Persidangan itu akan segera berakhir.

Selain sedang mengalami keruwetan krisis kesehatan, ekonomi dan politik serta pertikaian sektarian, Libanon juga sedang bersitegang dengan Israel yang berupaya memperluas wilayah jajahannya.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada BBC bahwa “Israel tidak ada hubungannya” dengan ledakan di Beirut itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amonium nitratBeirutledakanLibanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Sejarah, Kita Yakin Rasulullah Benar!
Tulisan selanjutnya Efek Samping Covid-19: Virgin Atlantic Kehabisan Duit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?