Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gegara Kudeta, Uni Eropa Tangguhkan Pelatihan Militer di Mali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2020 19:30 7:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2020 19:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uni Eropa menangguhan misi pelatihannya di Mali setelah terjadi kudeta militer bulan ini yang menggusur Ibrahim Boubacar Keita dari kursi kepresidenan, kata pejabat UE hari Rabu (26/8/2020).

Dua misi pelatihan untuk militer dan kepolisian di Mali merupakan bagian dari upaya internasional untuk mewujudkan stabilitas di Mali dan meningkatkan kemampuan aparat keamanan. Keduanya ditangguhkan sebab program itu dirancang hanya untuk menyokong “pemerintahan yang sah,” kata salah satu pejabat Uni Eropa seperti dikutip Reuters.

Para pejabat UE mengatakan pemberhentian program pelatihan itu hanya bersifat sementara.

International Organisation of La Francophonie (OIF), yang beranggotakan 88 negara pengguna bahasa Prancis, hari Selasa menangguhkan keanggotaan Mali. Dalam sebuah pernyataan, sekjen organisasi itu Louise Mushikiwabo menyeru agar Keita dan pejabat-pejabat lainnya yang ditahan oleh junta sejak 18 Agustus segera dibebaskan.

Pertemuan menteri-menteri pertahanan negara Uni Eropa hari Rabu ini di Berlin mengagendakan situasi di Mali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dibentuk pada akhir 2012 untuk membantu tentara pemerintah Mali menguasai kembali wilayah bagian utara dari tangan kelompok-kelompok bersenjata Muslim yang digempur pasukan Prancis, misi militer Uni Eropa di Mali (EUTM Mali) menugaskan lebih dari 600 tentara dari 28 negara anggota dan non-anggota UE.

Markas besar pasukan UE itu di ibu kota Bamako menjadi target serangan militan pada tahun 2016, tetapi tidak ada personelnya yang terluka.

Pada tahun 2014, UE setuju untuk menambah misi sipilnya (EUCAP Sahel Mali), mengirimkan tenaga ahli untuk memberikan nasihat dan pelatihan bagi pasukan keamanan dalam negeri Mali, kepolisian, gendarmeri dan Garda Nasional.

Program pelatihan Uni Eropa tersebut masih akan berlangsung di negara tetangga Niger dan Burkina Faso.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:malimiliterPelatihanUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demo Tolak Penjualan Produk ke “Israel”, KAMMI: Tuntut Oknum Aparat Pemukul Aktivis Minta Maaf dan Disanksi
Tulisan selanjutnya Saat akan Dibalsem Wanita di Detroit yang Wafat Membuka Matanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?