Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Film “Mulan” Dikecam karena Tampilkan Ucapan Terima Kasih Kepada Komite Pelaku Genosida Uighur

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 8 September 2020 15:38 3:38 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 8 September 2020 15:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Film “Mulan” Disney yang merupakan remake dari film animasi di tahun 1998 menghadapi kritik keras setelah dalam kreditnya berterima kasih kepada Biro Keamanan Publik Kota Turpan. Biro Keamanan adalah biro yang membantu pemerintah Komunis China memenjarakan umat Islam di kamp-kamp konsentrasi lapor TheWarp (08/09/2020).

Reporter Axios, Bethany Allen-Ebrahimian, men-tweet pada hari Senin bahwa kredit film itu “benar-benar keterlaluan,” mengingat biro tersebut telah “sangat terlibat” dalam menjalankan kamp-kamp di Xinjiang, sebuah wilayah bermayoritas etnis Uighur Muslim di Barat Laut China. Wilayah ini dalam beberapa tahun terakhir menjadi terkenal karena menjadi pusat penindasan China atas Uighur, etnis minoritas berbahasa Turkik yang sebagian besar Muslim.

Sedangkan @jeaneette_ng men-tweet, “Mulan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada departemen publisitas Komite Region Otonomi Uighur Xinjiang Partai Komunis China (CPC) dalam kreditnya. Anda tahu, (disanalah) tempat terjadinya genosida budaya. Mereka syuting secara ekstensif di Xinjiang, yang (di) subtitelnya disebut ‘China Barat Laut’.”

Setidaknya 1 juta Uighur ditahan di kamp-kamp re-edukasi atau disebut kamp cuci otak yang dijalankan pemerintah Komunis, menurut PBS. PBB menyebut hal ini sebagai kamp penahanan massal yang sangat melanggar HAM.

Kamp-kamp tersebut telah digunakan untuk menyiksa dan mempermalukan orang Uighur – termasuk memaksa beberapa tahanan untuk makan daging babi, yang dilarang dalam Islam – menurut beberapa laporan. Pada saat yang sama, pemerintah China dituduh menjalankan program “pemerkosaan massal” terhadap wanita Uyghur dengan memaksa mereka tidur dengan pria keturunan Han.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kemarin, The Washington Post memuat artikel opini yang menyebut kredit film itu sebagai “skandal.” Pasukan keamanan di Turpan, kota di Xinjiang timur, telah memainkan peran penting dalam penindasan sistematis negara terhadap Muslim, tulis Isaac Stone Fish.

“Turpan secara langsung terlibat dalam kejahatan ini,” tulis Fish. “Pada 2017, pejabat Partai Komunis di kota menghadapi masalah. Seperti pejabat di seluruh wilayah, mereka mulai mengumpulkan Muslim dan mengirim mereka ke kamp konsentrasi.”

“Tetapi siswa Muslim dari bagian lain negara itu kembali ke rumah dan bertanya kepada pejabat tentang orang tua mereka. Maka para pejabat menyiapkan panduan tanya jawab yang terperinci. ‘Mereka ada di sekolah pelatihan,’ jawab para pejabat dengan dingin, jawaban yang sebelumnya telah diajarkan kepada mereka. ‘Mereka memiliki kondisi yang sangat baik untuk belajar dan tinggal di sana, dan Anda tidak perlu khawatir,’ Jawaban itu tidak mungkin jauh dari kebenaran,” lanjutnya.

Film tersebut juga mendapat kecaman setelah bintang Yifei Liu mendukung polisi Hong Kong tahun lalu, yang dipandang represif terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Dukungan Liu memicu kampanye #BoycottMulan, dengan banyak pengguna Twitter mengatakan mereka tidak akan menonton film tersebut karena komentarnya itu.

Disney tidak segera menanggapi permintaan TheWrap untuk mengomentari mengapa kredit “Mulan” berterima kasih kepada biro tersebut.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boycott MulanMovieMulan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Disambut Meriah di Kamp Palestina Terbesar di Libanon
Tulisan selanjutnya MUI Tolak Program Dai Bersertifikat karena Berpotensi Jadi Alat Kontrol Kehidupan Keagamaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?