Hidayatullah.com–Pemerintah Nigeria mengumumkan akan membangun sebuah proyek besar berupa rel kereta yang menghubungkan dengan negara tetangga Niger.
Presiden Muhammadu Buhari telah memberikan persetujuan atas proyek bernilai hampir $2 miliar itu, yang pembangunannya diharapkan dimulai sebelum akhir tahun ini, kata seorang jubir pemerintah kepada BBC Kamis (24/9/2020).
Proyek rel kereta ambisius ini akan memiliki panjang sekitar 400 kilometer menbus kawasan gurun dari kota bisnis di bagian utara Nigeria, Kano, sampai ke kota pusat bisnis di Niger, Maradi.
Nigeria mengatakan keberadaan rel kereta itu akan meningkatkan aktivitas perekonomian di antara kedua negara.
Proyek-proyek pembangunan rel kereta di Nigeria, yang mendapatkan pinjaman besar dari China, penggarapannya diberikan kepada perusahaan-perusahaan asal Tiongkok.
Namun, kali ini kontrak diberikan kepada sebuah perusahaan konstruksi pan-Afrika, Mota-Engil Africa.
Ada kekhawatiran gangguan keamanan di bagian utara Nigeria, di mana banyak kelompok bandit yang melakukan aksi penculikan dan perampokan di kampung-kampung warga, akan menjadi tantangan besar bagi proyek tersebut.
Proyek itu juga diharapkan menjadi perpanjangan dari proyek yang menghubungkan bagian selatan dengan bagian negara yang paling padat penduduknya di Afrika tersebut.*