Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel’ dan UEA Akan Membahas Wisata Turis Teluk ke Masjid Al-Aqsha Yerusalem

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2020 14:17 2:17 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Oktober 2020 14:17
Bagikan
Pesawat Israel tiba dan disambut di UEA
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat ‘Israel’ mengatakan pada hari Senin (19/10/2020) bahwa ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab telah menetapkan agenda untuk membahas parawisata, Middle East Eye  (MEE) melaporkan. ‘Israel’ berencana membawa ribuan pengunjung dari Teluk ke Kota Tua Yerusalem Timur (Baitul Maqdis) yang diduduki, termasuk kompleks Masjid Al-Aqsha.

“Yerusalem akan menampung antara 100.000 dan 250.000 turis Muslim setahun; mereka bermimpi mengunjungar Yahudi Hayom.

Hassan-Nahoum, yang melakukan perjalanan ke Emirates minggu lalu, mengatakan bahwa “sama seperti kami mengembangkan pariwisata Kristen, kami berencana untuk bekerja mengembangkan pariwisata Muslim”.  “Ada perubahan besar dalam pengerjaan.”

Menurut perjanjian perwalian bersama yang telah berlangsung lama antara ‘Israel’ dan Yordania, Amman tetap memegang kendali atas situs-situs suci Kristen dan Muslim di Yerusalem dan mengelola dana abadi – atau Wakaf – yang meliputi pengelolaan kompleks Al-Aqsha.

Hayel Daoud, mantan menteri urusan agama dan wakaf Yordania, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa otoritas Yordania “tidak tertarik atau sadar atau menjadi bagian dari ‘koordinasi’ kunjungan ini”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pada prinsipnya, kami mendukung setiap orang Arab dan Muslim yang mengunjungi Masjid Al-Aqsha, untuk menjaganya tetap hidup dengan para jamaah,” kata Daoud. “Tetapi kunjungan yang berkoordinasi dengan otoritas pendudukan (‘Israel’) dan didasarkan pada kesepakatan yang ditandatangani, tidak ada di kepentingan Al-Aqsha atau rakyat Palestina.”

Pada hari Kamis (15/10/2020), delegasi bisnis dari Abu Dhabi mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsha di bawah perlindungan polisi ‘Israel’. Pada hari Ahad (18/10/2020), delegasi tidak resmi lainnya, diduga dari Dubai, mengunjungi kompleks tersebut.

Delegasi UEA belum diberi izin dari Wakaf Yerusalem, juga tidak memberi tahu sumbangan atas kunjungannya. Ini adalah kunjungan pertama ke situs bersejarah tersebut sejak Bahrain dan Uni Emirat Arab menandatangani kesepakatan kontroversial yang disponsori AS dengan ‘Israel’ pada 15 September di Washington DC.

Daoud mengatakan kepada MEE bahwa mengunjungi kompleks Al-Aqsha dalam koordinasi dengan pemerintah Zionis “memberikan pendudukan lapisan legitimasi”.  “Ini adalah langkah yang tidak dapat diterima dan tidak akan membawa manfaat apa pun,” tambahnya.

Pada hari Ahad, kantor gerakan Fatah Palestina di Yerusalem mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Setiap kunjungan ke Yerusalem yang tidak berkoordinasi dengan [kepemimpinan Palestina] dan dengan Yordania dan Waqf Palestina … adalah sebuah gangguan dan bukan kunjungan.”

Kekhawatiran atas nasib Masjid Al-Aqsha, salah satu dari tiga situs paling suci dalam Islam, telah meningkat sejak kesepakatan ‘Israel’, UEA, dan Bahrain.  Beberapa tokoh sayap kanan ‘Israel’ telah lama menganjurkan penghancuran kompleks Muslim untuk memberi jalan bagi kuil Yahudi ketiga, karena kompleks Al-Aqsha diyakini oleh orang-orang Yahudi akan dibangun di tempat kuil Yahudi pertama dan kedua pernah berdiri.

Warga Palestina khawatir tur pemukim Emirat dan Israel di dalam kompleks Al-Aqsha dapat mengikis klaim mereka atas daerah tersebut, dan selanjutnya memadamkan aspirasi mereka untuk hak penuh dan negara mereka sendiri, dengan Yerusalem Timur (Baitul Maqdis) yang diduduki sebagai ibukotanya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul Maqdispalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pintu rezeki Ini Bukan Soal Kalah atau Menang
Tulisan selanjutnya Irlandia Selidiki Dugaan Pelanggaran Privasi Data Pengguna Anak Oleh Instagram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?