Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Australia Tidak Patuh Aturan Coronavirus, Pantai Bondi Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Maret 2020 21:00 9:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Maret 2020 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi di Sydney menutup Pantai Bondi setelah orang yang berwisata di pantai yang tersohor itu melebih batasan jumlah kumpulan orang di luar ruangan, yang ditetapkan pemerintah Australia dalam rangka meredam penyebaran coronavirus.

Negeri kangguru melarang kumpulan orang di luar ruangan lebih dari 500 agar virus penyebab Covid-19 tidak semakin meluas.

Akan tetapi rupanya banyak orang dari seantero Sydney yang berbondong-bondong menuju pantai itu, tidak mengindahkan nasihat agar tetap di rumah.

Foto-foto yang diambil dari Bondi Beach hari Jumat (20/3/2020) menampakkan banyak orang berenang di laut, berselancar dan berjemur di sepanjang pantai, lapor BBC.

Polisi hari Sabtu untuk sementara menutup pantai itu, dan tidak jelas kapan akan dibuka kembali untuk publik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Kepolisian New South Wales (NSW) David Elliott, dalam konferensi pers yang ditayangkan rang televisi, mengatakan bahwa para tim penyelamat di pantai akan menghitung berapa banyak orang yang ada di pantai. Apabila melebihi 500, pantai akan ditutupdan orang dipindahkan. Apabila menolak, maka mereka dijebloskan dalam tahanan.

Menteri Kesehatan Greg Hunt mengatakan perilaku orang-orang yang melancong ke pantai itu “tidak dapat dibenarkan”dan meminta pihak berwenang setempat bertindak guna memastikan warga mematuhi imbauan tidak berdekatan, orang diharuskan menjaga jarak 1,5 meter satu dengan lainnya.

Elliot memperingatkan bahwa pantai-pantai lain akan ditutup juga apabila warga tidak mematuhi peraturan yang ada.

Hari Jumat, Perdana Menteri Scott Morrison mengumumkan aturan bersosialisasi baru. Tempattempat pertemuan orang banyak di dalam ruangan, seperti bar dan restoran harus memiliki kepadatan tidak lebih dari 1 orang untuk area empat meter persegi.

Peraturan sebelumnya yang membatasi maksimal 100 orang berkumpul di dalam satu ruangan tertutup dan 500 orang di ruangan terbuka masih berlaku, lapor BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya California Perintahkan Warganya Tinggal di Rumah
Tulisan selanjutnya MUI: Jadikan Nilai-nilai Shalat Bekal Menanggulangi Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?