Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Kosovo Hashim Thaci Mundur untuk Menghadapi Dakwaan Kejahatan Perang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 November 2020 14:44 2:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2020 14:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Kosovo Hashim Thaci, bekas pemimpin gerilya pada masa perang kemerdekaan Kosovo dari Serbia pada tahun 1990-an, hari Kamis (5/11/2020) mengundurkan diri untuk menghadapi dakwaan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di pengadilan khusus di Den Haag, Belanda.

Pengadilan khusus itu dibentuk pada tahun 2015 untuk mengadili kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh Kosovo Liberation Army (KLA), sebuah kelompok gerilyawan pada masa konflik di Kosovo tahun 1998-1999.

“Saya akan bersikap kooperatif dengan pihak kukum. Saya percaya dengan kebenaran, rekonsiliasi serta masa depan bangsa dan rakyat kita. Oleh karena itu, hari ini, lebih dari sebelumnya, saya menyeru kepada kalian (rakyat) agar tidak kehilangan harapan, kesabaran dan keyakinan,” kata Thaci dalam konferensi pers di Pristina seperti dilansir Euronews.

Dia membantah semua tuduhan.

Hari Kamis Thaci meninggalkan Kosovo menuju Den Haag dengan menumpang pesawat kargo militer yang lepas landas dari sebuah pangkalan NATO di luar ibukota Pristina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua orang lain yang didakwa dengan tuduhan serupa diyakini juga berada di pesawat yang sama. Mereka adalah mantan juru bicara parlemen dan ketua Partai Demokrat Kosovo Kadri Veseli, dan seorang anggota partai oposisi Vetёvendosje, Rexhep Selimi. Keduanya adalah mantan anggota KLA.

Sejak pemboman Yugoslavia 1999, pasukan penjaga perdamaian NATO bertindak sebagai tentara de facto negeri itu dan biasanya menangani misi sensitif seperti membawa Thaci dan lainnya ke pusat tahanan di Den Haag.

Dakwaan terhadap Thaci diumumkan ke publik pada bulan Juni di malam pertemuan terencana Thaci dengan Presiden AS Donald Trump di Washington. Pertemuan itu diduga membahas kesepakatan-kesepakatan untuk mengakhiri isu-isu yang belum terselesaikan antara Kosovo dan Serbia yang muncul dari pecahnya negara sosialis Yugoslavia pada tahun 1990-an.

Menyusul pengumuman pengunduran diri Thaci dari kursi kepresidenan, orang-orang dekatnya dan bekas petinggi KLA lain ditangkap atau menyerahkan diri ke pengadilan.

Menurut pengumuman pada bulan Juni, mereka semua merupakan bagian dari dakwaan yang terdiri dari 10 tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk penculikan, penyiksaan dan pembunuhan orang-orang sipil.

“Kita adalah bangsa yang cinta kemerdekaan dan bukan bangsa pendendam. Oleh karena itu tidak akan ada keputusan yang akan mengubah sejarah kita. Kosovo adalah korban dan Serbia adalah bangsa agresor. Situasi baru ini merupakan kesempatan baru bagi Kosovo, kita harus mengubahnya menjadi keuntungan sekarang dan masa depan bangsa Kosovo,” kata Thaci dalam konferensi pers hari Kamis.

Perdana Menteri Albania Edi Rama menanggapi pengunduran diri Thaci lewat Twitter. “Hashim Thaci mendapatkan dukungan penuh dan solidaritas dari Albania dalam pertempuran yang akan datang bagi Kosovo dan hak perjuangan kebebasan yang tidak dapat diganggu-gugat,” kata PM Edi Rama.

“Proses absurd yang sedang dialaminya akan mengukuhkan kemurnian KLA untuk selamanya dan terukir abadi dalam sejarah,” pungkas Rama.

Mantan perdana menteri Kosovo Ramush Haradinaj, yang pernah dua kali dijerat dakwaan kejahatan perang, menyeru agar dilakukan rapat luar biasa pemerintah dan segera menangguhkan semua aktivitas berkaitan dengan perundingan damai dengan Serbia.

Ketua parlemen Kosovo Vjosa Osmani sementara akan memegang jabatan kepresidenan.

Seorang jubir jaksa penuntut di Den Haag mengatakan kepada Associated Press bahwa dia tidak memiliki komentar tentang pengumuman pengunduran diri Thaci.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Den HaagHashim Thacikejahatan perangKLAKosovopresidenserbia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid-19: WHO Didesak Agar Undang Taiwan dalam Pertemuan Penting
Tulisan selanjutnya Myanmar Rampas Hak Pilih Muslim Rohingya dalam Pemilihan Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?