Hidayatullah.com—NATO akan menarik pulang semua 10.000 tentaranya yang saat ini ditempatkan di Afganistan, termasuk 160 tentara Belanda.
Penarikan akan dimulai 1 Mei, secara tertib, terkoordinasi dan teratur, kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg hari Rabu (14/4/2021) seperti dilansir Dutch News. “Kami akan tetap mendampingi Afghanistan, ini menandakan bab baru dalam hubungan kami.”
Belanda menempatkan pasukannya di Afghanistan sejak 2002, utamanya di provinsi Uruzgan dan Kunduz.
Pasukan Belanda di provinsi-provinsi itu bersama misi NATO, Resolute Support, fokus melatih tentara dan polisi lokal.
Menurut data Kementerian Pertahanan, sekitar 658 tentara Belanda saat ini ditugaskan di berbagai misi di luar negeri, termasuk di Mali dan Somalia.*