Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

ADF: Serangan Udara Australia Tewaskan Warga Sipil Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2019 19:12 7:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2019 19:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Australian Defence Force (ADF) mengatakan bahwa serangan jet-jet tempur Australia kemungkinan menewaskan sampai 18 warga sipil ketika mereka menarget kelompok ISIS di Iraq.

Serangan tahun 2017 itu merupakan bagian dari serangan udara pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam upaya mengambil alih kota Mosul.

Namun demikian, angkatan bersenjata negeri Kangguru itu mengatakan sulit untuk mengetahui pasti apakah pasukannya atau pasukan negara lain anggota koalisi atau “aktor lain” yang sesungguhnya menewaskan warga sipil itu.

“Kematian itu sangat disesalkan,” kata pejabat-pejabat ADF seperti dilansir BBC.

Marsekal Udara Mel Hupfeld mengatakan dua jet F/A-18F Super Hornets milik Australia membom militan ISIS di sebuah kawasan pemukiman pada 13 Juni 2017, setelah ada permintaan dari pasukan darat Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serangan terpisah oleh pasukan koalisi yang tidak diketahui berasal dari negara mana terjadi secara simultan di jalan yang sama.

Meskipun survei pascaserangan tidak mendeteksi adanya korban sipil, tetapi kemudian muncul laporan “kredibel” soal korban yang jatuh, kata Hupfeld.

Isu korban sipil itu pertama kali diangkat ke publik oleh Airwars, kelompok monitor korban sipil dalam peperangan, yang mengatakan bahwa tidak kurang dari 34 orang sipil tewas dalam serangan tersebut.

Menyusul investigasi bulan Januari tahun 2018, ADF berkeyakinan antara 6 sampai 18 orang sipil terbunuh secara tidak senfaja dalam serangan tersebut. Angka itu merupakan perkiraan berdasarkan tingkat kepadatan penduduk di lokasi pemboman.

Sedikitnya 1.190 warga sipil “terbunuh tanpa disengaja” sebagai akibat dari serangan pasukan koalisi di Iraq dan Suriah sejak 2014, kata ADF dalam pernyataan hari Kamis (31/1/2019).

Hupfeld mengatakan bahwa tindakan kompensasi apapun akan ditangani oleh pusat komando angkatan bersenjata Australia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Operasi Gabungan Sita Dua Ton Lebih Kokain di Genoa
Tulisan selanjutnya Tokoh Katolik Texas Sebut Nama 300 Pendeta Pedofil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?