Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangladesh Gusur Ribuan Toko Milik Pengungsi Rohingya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Januari 2022 11:12 11:12 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Januari 2022 11:12
Bagikan
pengungsi rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com — Pihak berwenang Bangladesh menggusur lebih dari 3.000 toko yang dikelola pengungsi Rohingya sejak bulan lalu. Tindakan ini semakin mempersulit kehidupan keluarga pengungsi yang berjuang hidup di negeri orang.

Wakil komisaris pengungsi Bangladesh, Shamsud Douza, mengatakan kepada AFP pada Selasa bahwa “lebih dari 3.000 toko ilegal” telah dihancurkan.

“Jumlah Rohingya meningkat. Dan mereka membutuhkan tempat berlindung. Kami sudah membangun gudang di tempat itu,” katanya. Ia menambahkan bahwa kelompok-kelompok bantuan memastikan para pengungsi masih mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Namun Khin Maung, seorang pemimpin komunitas Rohingya dan aktivis hak, mengatakan kepada AFP bahwa penghancuran itu telah melukai puluhan ribu pengungsi di kamp-kamp tersebut.

“Keluarga Rohingya besar dan jumlah jatah makanan yang diberikan kepada mereka berkurang. Banyak keluarga yang dulu mengandalkan pendapatan dari toko-toko,” katanya dilansir TRTWorld pada Rabu (05/01/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

‘Saya tidak berdaya’

Sekitar 850.000 minoritas Muslim tanpa kewarganegaraan dijejalkan ke kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak di Bangladesh.

Sebagian besar melarikan diri dari negara tetangga Myanmar setelah tindakan keras militer tahun 2017 yang mendorong penyelidikan genosida internasional.

Bangladesh dipuji karena menerima para pengungsi tetapi kelompok-kelompok HAM telah mengkritik pembatasan yang diberlakukan pada para pengungsi, yang terbaru adalah upaya untuk menggusur toko-toko darurat yang melayani komunitas mereka.

Salim Ullah, yang toko kelontongnya digusur, mengatakan dia sekarang akan kesulitan untuk memberi makan keluarganya yang terdiri dari delapan orang.

“Toko itu adalah harapan terakhir saya. Bagaimana saya menjalankan sebuah keluarga sekarang? Tidak ada jalan keluar kecuali mati. Saya tidak berdaya,” katanya kepada AFP.

Saad Hammadi dari Amnesty International mengatakan langkah itu akan membuat pengungsi rentan terhadap eksploitasi dan memperburuk kondisi di kamp.

“Penggusuran toko-toko dan penutupan sekolah-sekolah yang dipimpin masyarakat … memperburuk ketegangan dan frustrasi,” katanya.

Hammadi mendesak pihak berwenang untuk “melindungi hak dan martabat para pengungsi Rohingya dengan melibatkan mereka dalam keputusan termasuk hak mereka untuk mencari nafkah”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangladeshPengungsi Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Twitnya Dinilai Menghina Agama, Tagar Tangkap Ferdinand Hutahaean Mengudara
Tulisan selanjutnya trending topic Aktivis Muslim Polisikan Ferdinand Hutahaean karena Ciutan Dinilai Menghina Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?