Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Empat Dokter Kongo Terlibat Pembunuhan Dokter Ebola WHO

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2019 21:09 9:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2019 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiga orang dokter Kongo telah ditangkap Republik Demokratik Kongo (DRC) berkaitan dengan pembunuhan seorang tenaga medis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kata jaksa militer.

Dokter asal Kamerun yang dipekerjakan WHO, Richard Mouzoko, ditembak mati pada bulan April di sebuah rumah sakit di Butembo di mana dia sedang menangani pasien-pasien Ebola.

Dokter yang sangat bersemangat dalam menjalankan tugasnya itu selalu siap pergi ke mana saja di mana ada orang yang membutuhkan pertolongannya, kata WHO dalam sebuah pernyataan penghargaan untuk Mouzoko.

Motif serangan terhadap dokter asal Kamerun itu belum diketahui pasti, lansir BBC Kamis (8/8/2019).

Lebih dari 1.800 orang telah meninggal dunia akibat virus Ebola tahun lalu. Upaya untuk meredam penyebarannya terkendala serangan-serangan yang dilancarkan oleh berbagai kelompok bersenjata dan oleh kecurigaan warga terhadap bantuan medis asing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa militer senior Letkol Jean-Baptiste mengatakan kepada AFP bahwa milisi terlibat serangan terhadap pusat-pusat perawatan, termasuk rumah sakit Butembo. Berkaitan dengan hal tersebut empat dokter telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan merencanakan serangan.

Dia mengatakan tiga orang dokter Kongo akan diadili dengan dakwaan “terorisme” dan “konspirasi melakukan tindak kriminal,” menurut laporan AFP. Dokter keempat masih buron.

Wabah Ebola di DRC saat ini dimulai sejak Agustus tahun lalu dan merupakan yang terbesar dari 10 negara yang terjangkit virus itu sejak 1976, ketika pertama kali virus tersebut ditemukan.

Mouzoko merupakan salah satu dokter yang ditugaskan oleh WHO untuk membantu mengatasi penyebaran virus tersebut di DRC.

Mantan-mantan koleganya di Madagaskar, Kamerun dan DRC menggambarkannya sebagai seorang profesional berdedikasi tinggi, yang sepanjang karirnya telah melatih ratusan dokter muda dan tenaga kesehatan.

Dalam sebulan, dia biasa bekerja 15-20 hari ditempat terpencil di negeri asalnya, Kamerun, jauh dari istri dan keempat anaknya, kata WHO.

Pemakamannya bulan April dihadiri oleh pejabat-pejabat tinggi WHO dan direkturnya di Afrika.

Sekitar 200 fasilitas kesehatan diserang di DRC tahun ini, memaksa para petugas kesehatan menunda atau menghentikan sementara program vaksinasi dan perawatan pasien.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Wali Kota Butembo, sekelompok dokter lokal menyatakan “menentang” penangkapan tiga rekan mereka, dengan dalih ketidakhadiran ketiga orang itu akan menghambat pelayanan kesehatan.

Sekelompok dokter itu mengancam akan melakukan mogok dalam waktu 48 jam apabila ketiganya tidak dibebaskan.

Namun, jaksa militer menampik tuntutan mereka, lapor AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EbolaKongoWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kementerian Pertahanan Jerman Habiskan Anggaran Buat Bayar Konsultan
Tulisan selanjutnya Amnesty International: Hati-Hati Bepergian ke Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?