Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratusan Artis Peserta Sydney Festival 2022 Memboikot ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Januari 2022 20:45 8:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Januari 2022 20:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari seratus pembuat konten telah memboikot dan menarik diri dari #SydneyFestival 2022 karena menerima kesepakatan sponsor $20.000 dari Kedutaan Besar ‘Israel’. Kesepakatan itu disegel Mei lalu, bulan yang sama IOF membunuh 250+ warga sipil di Jalur Gaza. Demikian diberitakan akun Quds News Network, @QudsNen.

Artis Australia Hope D telah menarik diri dari Sydney Festival sebagai protes atas pengaturan sponsor acara tersebut dengan Kedutaan Besar ‘Israel’. “Saya mendukung rakyat Palestina dan mendukung penuh kebebasan #Palestina,” ujarnya Hope D.

Sementara itu, artis Australia Deepa juga melakukan hal sama. “Sebagai seniman, kita tidak bisa tinggal diam menghadapi kejahatan apartheid dan pembersihan etnis ‘Israel’, dalam hal ini diselimuti sebagai pencucian seni. Saya selalu mendukung Palestina,” tulisnya di akun twitter.

Pemeran dan kru drama Seven Methods of Killing Kylie Jenner juga ikut mengundurkan diri. Ia mengatakan bahwa tetap terlibat berarti terlibat dengan “pencucian seni negara apartheid sponsor bintang mereka”.

Grup band asal Melbourne, Karate Boogaloo mengundurkan diri dari Festival Sydney, sebagai bagian dari aksi boikot budaya. Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Instagram, band itu mengatakan, boikot dan divestasi memiliki rekam jejak yang kuat dalam meminta pertanggungjawaban pemerintah dan perusahaan atas tindakan Israel. Grup band tersebut secara tegas mendukung solidaritas untuk rakyat Palestina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Karate Boogaloo berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Palestina, dan memboikot Festival Sydney karena menerima uang dari rezim yang melanggar hak asasi manusia yaitu Pemerintah Israel,” ujar pernyataan grup band Karate Boogaloo, dilansir Middle East Monitor, Rabu (5/1/2022).

Sejauh ini 11 acara telah dibatalkan dari rangkaian pertunjukan festival, konser, dan pertunjukan lainnya karena banyak artis yang mengundurkan diri.

Seorang pemimpin Yahudi pada hari Kamis membela ‘Israel’ dengan mengatakan tidak ada yang menutup mata ketika China Southern Airlines yang dikendalikan Partai Komunis China mensponsori festival tersebut selama tujuh tahun. Namun menurutnya, kemitraan terbaru dengan zinonis ini memicu kemarahan, termasuk dari komedian Tom Ballard yang mengatakan uang itu harus dikembalikan.

“Saya dengan hormat meminta (Festival Sydney) meninjau keputusannya dan mengembalikan dana yang dipermasalahkan, dan saya meminta artis lain untuk mempertimbangkan bergabung dengan boikot ini juga,” kata Ballard.

Tapi artis Hollywood Nancy Spielberg, Haim Saban, Noa Tishby serta vokalis KISS Gene Simmons justru berada di posisi ‘Israel’ dengan ikut menandatangani surat terbuka mendesak Australia menolak upaya pemboikotan.

“Acara budaya adalah kendaraan yang sangat penting untuk menyatukan orang-orang dari latar belakang yang berbeda di bawah kecintaan yang sama pada seni. Festival Sydney tahunan mewujudkan kekuatan pemersatu ini,” bunyi surat itu. “Sayangnya, tahun ini, semangat Festival diserang oleh mereka yang menyerukan boikot karena Kedutaan Besar Israel mensponsori ansambel tari Israel yang terkenal di dunia. Seruan boikot ini mengubah festival dari peluang persatuan menjadi senjata,” tambah surat itu.

Sementara itu, Peter Cronau, seorang jurnalis investigatisi asal menciut di twitter, bahwas Film ‘Today They Took My Son’ sedang diputar di #SydneyFestival. “Kurang dari delapan menit kehidupan orang-orang yang tidak seharusnya Anda lihat, yang seharusnya Anda abaikan, saat Anda menggigit canapé & menyesap anggur, dan tersenyum & tertawa seolah-olah itu tidak pernah terjadi,” demikian ciutnya di akun @PeterCronau.

Film ‘Today They Took My Son’ adalah sebuah kisah memilukan tentang anak Palestina yang kehilangan seorang ibu. Film ini dirilis secara online bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia Internasional.

Film pendek karya Farah Nabulsi menyoroti rasa sakit dan penderitaan warga Palestina di Tepi Barat yang dijajah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikot IsraelKarate BoogaloopalestinaSydney Festival 2022Today They Took My Son
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahli Bedah AS Berhasil Lakukan Transplantasi Jantung Babi ke Tubuh Manusia
Tulisan selanjutnya Sadaka Tası, Jejak Tradisi Masyarakat di Era Usmani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?