Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mayoritas Penduduk Inggris Tidak Tahu Jutaan Orang di Tanduk Afrika Terancam Kelaparan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Mei 2022 15:14 3:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Mei 2022 15:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Inggris mendesak agar krisis kelaparan yang mengintai Tanduk Afrika diberikan perhatian selayaknya, sementara jajak pendapat menunjukkan hanya dua dari 10 orang di Inggris mengetahui bahwa saat ini terjadi kekeringan terparah kurun 40 tahun terakhir, apalagi ancaman kelaparan.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Christian Aid, sementara 91% publik Inggris mengetahui tentang perang Vladimir Putin di Ukraina, hanya 23% yang tahu tentang memburuknya krisis kemanusiaan di Afrika timur.

Patrick Watt, CEO Christian Aid, mengatakan hasil jajak pendapat itu “sangat memprihatinkan”.

“Di seluruh kawasan Tanduk Afrika, hingga 20 juta orang menghadapi kelaparan. Kekeringan semakin parah dan semakin sering terjadi, dan karenanya ini bukan merupakan perkara mengejutkan. Namun, perang di Ukraina telah mengubah situasi yang buruk di sana menjadi krisis yang mengerikan. Dengan meroketnya harga makanan dan energi di seluruh dunia, kita melihat orang-orang di Ethiopia, Kenya, dan Somalia menghadapi krisis yang tiada duanya,” kata Watt, seperti dilansir The Guardian Kamis (12/5/2022).

Sementara masyarakat Inggris berlomba-lomba memberikan bantuan kemanusiaan untuk orang Ukraina, faktanya hanya sedikit orang di Inggris yang peduli dengan krisis di Tanduk Afrika, imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Somalia, sekitar 6 juta orang, 40% dari populasi, menderita kelaparan tingkat ekstrim, dan World Food Programme memperingatkan bulan lalu ada “risiko kelaparan parah yang sangat nyata” jika kekeringan berlanjut dan bantuan tidak sampai ke tangan mereka.

Di Kenya, jumlah orang yang membutuhkan bantuan pangan telah meningkat lebih dari empat kali lipat dalam waktu kurang dari dua tahun, kata WFP. Di selatan dan tenggara Ethiopia, diperkirakan 7,2 juta orang bangun tidur dalam keadaan lapar setiap hari, imbuh Watt.

Lebih dari 2.100 orang diwawancarai oleh firma jajak pendapat Savanta dalam survei tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Christian AidinggrisJajak pendapatkekeringankelaparanTanduk AfrikaWFP
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pedulilindungi Dapat Pengakuan, PeduliLindungi Kini Bisa Dipakai di 27 Negara Uni Eropa
Tulisan selanjutnya Orang Tua Gugat ke Pengadilan Putra dan Istrinya karena Tak Kunjung Memberikan Cucu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?