Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Setujui Perubahan Nama Negara Turkey Menjadi Türkiye

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2022 19:50 7:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2022 19:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Turkey (Turki) mulai sekarang akan dikenal sebagai Türkiye di Perserikatan Bangsa-bangsa, setelah organisasi perhimpunan negara sedunia itu menyetujui permintaan resmi dari Ankara.

Beberapa badan internasional akan diminta untuk membuat perubahan nama sebagai bagian dari kampanye rebranding yang digencarkan oleh presiden Turki akhir tahun lalu.

“Türkiye merupakan representasi dan ekspresi terbaik dari budaya, peradaban, dan nilai-nilai rakyat Turki,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Desember tahun lalu.

PBB mengatakan mereka segera melakukan perubahan setelah menerima permintaan tersebut pekan ini, lansir BBC Jumat (3/6/2022).

Kebanyakan orang Turki sebenarnya sudah mengenal negara mereka sebagai Türkiye dan mengucapkannya dalam percakapan sehari-hari. Namun, penulisannya dalam bahasa Inggris Turkey banyak digunakan bahkan di dalam negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagai bagian dari upaya rebranding itu “Made in Türkiye” akan dicantumkan pada semua produk yang diekspor, dan pada bulan Januari tahun ini kampanye pariwisata diluncurkan dengan frase “Hello Türkiye“.

Lembaga penyiaran milik nnegara TRT dengan cepat membuat perubahan segera setelah diumumkan tahun lalu, menjelaskan bahwa di antara alasan rebranding itu adalah asosiasi Turkey dengan unggas yang secara tradisional  dijadikan sebagai hidangan Natal, Tahun Baru atau Thanksgiving.

Langkah tersebut mendapat reaksi beragam di kalangan warganet Turki. Sementara para  pejabat pemerintah mendukungnya, yang lain mengatakan itu adalah upaya pemerintahan Erdogan mengalihkan perhatian masyarakat dari rapor buruk krisis ekonomi yang melanda negara itu sejak beberapa tahun silam menjelang pemilihan umum tahun depan.

Bukan hal yang aneh bagi negara-negara untuk mengubah nama mereka.

Pada tahun 2020, Belanda tidak lagi menggunakan Holland dalam langkah rebranding negaranya. Dan sebelum itu, Makedonia berganti nama menjadi Makedonia Utara karena perselisihan politik dengan Yunani, dan Swaziland menjadi Eswatini pada tahun 2018.

Lebih jauh ke belakang dalam sejarah, Iran dulu disebut Persia, Siam sekarang Thailand, dan Rhodesia diubah menjadi Zimbabwe.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnkaraErdogannatalThanksgivingTurkeyTurkiTurkiyeUnggas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Tunisia Pecat 57 Hakim
Tulisan selanjutnya Lebih dari 1.000 Serangan Anti-Muslim Terjadi di Austria selama Tahun 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?