Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Tunisia Pecat 57 Hakim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2022 18:59 6:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2022 18:59
Bagikan
Presiden Tunisia Kais Saied
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Tunisia Kais Saied  memecat 57 hakim, yang dituduhnya terlibat dalam korupsi dan menghalangi persidangan kasus terorisme.

Daftar nama para hakim yang dipecat itu diterbitkan pada Kamis dini hari (2/6/2022), lansir DW.

Said menuduh hakim-hakim itu melakukan korupsi keuangan dan etika, berkolusi dengan partai-partai politik dan menghalangi persidangan kasus terorisme, serta beberapa tuduhan lainnya.

Pada bulan Februari, Saied memberikan dirinya sendiri kekuasaan atas peradilan dengan membentuk pengawas peradilan baru yang memungkinkan dia untuk memecat hakim serta memblokir promosi dan pengangkatannya.

Direktur regional International Commission of Jurists Said Bernabia mengecam pemecatan itu dalam serangkaian cuitan di Twitter. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Amandemen tersebut merupakan penghinaan terhadap pemisahan kekuasaan dan independensi peradilan. Melalui itu, runtuhnya supremasi hukum tatanan konstitusional sekarang lengkap sudah,” kata Bernabia.

Presiden Saied semakin tampak memerintah dengan sewenang-wenang sejak tahun lalu membubarkan parlemen, memecat perdana menteri yang sedang menjabat dan memberikan dirinya sendiri kekuasaan eksekutif.

Ketika memutuskan untuk membubarkan parlemen Saied mengatakan bahwa tindakan yang diambilnya dimaksudkan untuk menyelamatkan Tunisia dari kehancuran.

Namun, para kritikus mengatakan dia memimpin negara dengan ke jalan menuju pemerintahan otoriter.

Saied, menegaskan bahwa langkah-langkah politiknya demokratis dan diperlukan untuk memandu negara itu ke arah konstitusi baru, melalui referendum yang direncanakan akan digelar pada Juli 2022.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hakimKais SaiedKorupsiotoriterreferendumterorismetunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Tangguhkan Ekspor Ayam Hidup, Singapura Pusing
Tulisan selanjutnya PBB Setujui Perubahan Nama Negara Turkey Menjadi Türkiye

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?