Hidayatullah.com– Amerika Serikat merayakan hari kemerdekaan pada 4 Juli dan mendapatkan”kado” berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat yang meluas dua kali lipat hanya dalam semalam, melahap lebih dari 3.000 hektar pada Selasa pagi (5/7/2022).
Electra Fire merambat cepat menghanguskan rerumputan kering di medan curam dan terjal di bagian timur Sacramento memaksa ratusan evakuasi dan terus mengancam jaringan listrik, menurut aparat dari California Department of Forestry and Fire Protection (CalFire).
Penyebab kebakaran yang bermula pada Senin siang itu masih diselidiki, tetapi petugas menduga kembang api atau petasan atau pesta barbecue bisa menjadi penyebabnya.
Kebakaran tersebut hanya satu dari puluhan karhutla yang membakar bagian barat Amerika belakang ini.
Sejauh ini kebakaran sudah melahap area seluas 4,5 juta acre di seluruh AS. Menurut National Interagency Fire Center (NIFC), jumlah itu dua kali lipat rata-rata kebakaran selama 10 tahun pada periode seperti sekarang ini.
Electra Fire, yang disebut aparat pada hari Senin “merambat dalam kecepatan membahayakan”, masih 0% yang sudah dipadamkan.
Sekitar 100 orang yang sedang berlibur di kawasan yang dikenal sebagai Vox Beach di sepanjang sungai di daerah tersebut terpaksa mencari perlindungan ke tempat yang tidak jauh di fasilitas Pacific Gas & Electric Co, kata Gary Redman, sheriff wilayah Amador, sebelah timur Sacramento.
“Pohon-pohon bertumbangan,” kata Redman kepada Associated Press pada Senin malam, menjelaskan mengapa orang-orang itu harus bertahan di tempat tersebut sepanjang malam.
“Semua tempat terbakar.” Petugas damkar harus membersihkan jalur untuk dapat mencapai fasilitas itu sehingga bus atau mobil patroli dapat mengangkut orang-orang itu. Mereka sudah dievakuasi dengan selamat, bersama para karyawan PG&E, sekitar pukul 9:30 malam.
Perusahaan utilitas itu mengatakan kebakaran tersebut berdampak pada sekitar 13.100 pelanggan listrik di daerah Amador dan beberapa jalur distribusi sudah dimatikan atas permintaan CalFire guna memudahkan petugas damkar.*