Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yunani Akan Menutup Kamp Penampungan Migran Dekat Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2019 18:41 6:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2019 18:41
Bagikan
Sejumlah migran/pengungsi yang menyeberang ke Yunani dikembalikan ke Turki berdasarkan kesepakatan Turki-Uni Eropa Maret 2016.
Bagikan

Hidayatullah.com–Yunani mengatakan akan merombak kamp-kamp penampungan migran/pengungsinya di pulau-pulau yang berhadapan dengan Turki dan memastikan perbatasan tertutup guna mengantisipasi banjir migran pencari suaka.

Hari Rabu (20/11/2019) mengumumkan rencana Athena atas pulau-pulau tersebut. Alikivaiadis Stefanis, menteri pertahanan dan koordinator pemerintah untuk urusan migrasi, mengatakan bahwa rencana itu merupakan prioritas.

Dilansir RFI, dalam konferensi pers Stefanis menekankan bahwa langkah itu diambil guna “menunjukkan tekad kami dalam menangani krisis pengungsi,”

Pemerintah Yunani mengatakan akan merelokasi 20.000 pencari suaka ke kamp-kamp di Yunani daratan sebelum 2020.

Yunani mengatakan ingin menutup pertbatasan serapat mungkin dan akan mempekerjakan sekitar 400 penjaga tambahan untuk mengawal perbatassan darat dengan Turki dan 800 lainnya untuk mengawal pulau-pulau terluarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kamp-kamp yang berada di tiga pulau Lesbos, Chios dan Samos akan ditutup. Tempat-tempat itu sekarang menampung lebih dari 27.000 orang dalam kondisi yang menurut, kelompok-kelompok peduli HAM, sangat tidak manusiawi. Kamp-kamp itu dirancang hanya dapat menampung 4.500 orang.

Athena mengatakan akan mengganti kamp-kamp yang ditutup dengan fasilitas penampungan tertutup baru yang masing-masing berkapasitas 5.000 orang. Penampungan baru diharakan dapat mempermudah proses identifikasi, relokasi dan deportasi para migran/pengungsi.

Stefanis mengatakan bahwa untuk kamp-kamp yang berukuran lebih kecil di pulau Kos dan Leros, kapasistasnya akan diperbesar dan direnovasi.

Dia menambahkan, hanya organisasi non-pemerintah atau LSM yang memenuhi syarat tertentu yang diperbolehkan untuk beroperasi di sana guna membantu para migran/pengungsi.

Lebih lanjut Stefanis mengatakan, di tempat yang baru kebebasan bergerak para migran/pengungsi akan berubah. Mereka tidak lagi bisa bebas keluar-masuk kamp, melainkan akan dikurung sampai permohonan suakanya diterima, kemudian akan direlokasi ke wilayah Yunani daratan. Apabila aplikasi suaka mereka ditolak, maka mereka akan dideportasi ke Turki.

Kamp pengungsi yang baru akan diberikan akses ke ruang makan, sekolah dan ruangan untuk beribadah, tetapi mereka tetap berada di kawasan tertutup itu.

Sejak puncak krisis pengungsi 2015, Yunani menjadi salah satu pintu utama masuk ke wilayah Eropa.

Menurut data pemerintah, di pulau-pulau Yunani saat ini terdapat lebih dari 37.000 migran/pengungsi, di mana setiap hari ada seratusan orang tiba di sana.

International Organization for Migration mengatakan selain di pulau-pulau Yunani, saat ini ada 22.000 migran/pengungsi yang ditampung di kamp di Yunani daratan, yang juga sudah melebihi kapasitas.

Aksi protes bermunculan di sejumlah daerah di bagian utara Yunani guna mencegah upaya pemerintah merelokasi para migran/pengungsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:migranpengungsiTurkiYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Akan Merepatriasi Anak Yatim Keluarga Anggota ISIS
Tulisan selanjutnya Profesor Nanoteknologi Universitas Ternama Jepang Mencuri Jemuran Dalaman Wanita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?