Hidayatullah.com– Seorang anak perempuan berusia empat tahun yang terjangkit Covid-19 telah meninggal dunia, menandai kematian kedua yang disebabkan oleh coronavirus pada pasien di bawah usia 12 tahun.
Dalam sebuah pernyataan hari Selasa (19/7/2022), Kementerian Kesehatan mengatakan pasien anak itu meninggal dunia disebabkan pneumonia pada hari Ahad. Anak itu sebelumnya sehat dan tidak memiliki riwayat sakit parah.
“Dia mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atas dan demam pada 15 Juli, dan dinyatakan positif Covid-19 melalui tes antigen cepat pada 17 Juli di sebuah klinik dokter umum,” kata kementerian seperti dilansir Malay Mail.
Anak itu itu diberi resep obat untuk gejalanya tetapi tetap tidak membaik dan justru pingsan malam itu, imbuh kementerian.
Penyebab kematian kemudian ditetapkan oleh petugas koroner menjadi pneumonia Covid-19, kata kementerian.
Bulan lalu, seorang bayi laki-laki berusia 18 bulan menjadi korban nyawa pertama Covid-19 berusia di bawah 12 tahun.
Dia meninggal karena ensefalitis (radang otak) akibat Covid-19, virus pernapasan syncytial dan infeksi enterovirus.
Anak-anak umumnya lebih tangguh dibandingkan orang dewasa ketika terpapar Covid-19. Namun, kedua kasus ini menunjukkan bahwa coronavirus dapat menyebabkan sakit parah di kalangan anak-anak, kata kementerian.*