Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Evakuasi Ghouta Timur: Ribuan Penduduk dan Petempur Diangkut Bus Menuju Idlib

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2018 10:11 10:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2018 10:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan penduduk Ghouta Timur sedang dievakuasi dari wilayah kantong yang terkepung pada Minggu, media pemerintah Suriah melaporkan, menyusul ribuan lainnya yang telah meninggalkan kota-kota di pinggiran Damaskus selama beberapa hari terakhir.

Kantor berita pemerintah Sana melaporkan bus-bus yang mengangkut sekitar 500 penduduk dan petempur akan keluar melalui koridor Irbin, dengan ribuan lebih diharapkan menyusul pada Ahad.

Dua dari tiga kelompok oposisi yang telah mengontrol wilayah itu sejak 2013 telah menyerah, dengan ribuan petempur dan sanak saudara mereka mengungsi menuju wilayah lain yang dikontrol oposisi di Idlib, provinsi di utara negara tersebut.

Pada Sabtu, evakuasi petempur oposisi dan keluarga mereka merupakan bagian dari kesepakatan evakuasi yang disetujui antara tentara Rusia dan dua kelompok oposisi utama di wilayah itu.

Lebih dari 900 penduduk Ghouta Timur mulai pergi menuju provinsi Idlib pada malam Sabtu, seorang aktivis di dalam kota mengatakan pada Aljazeera.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Baca: 120 Ribu Warga Tinggalkan Ghouta Timur

Pada penduduk juga mulai meninggalkan Harasta, yang sebelumnya dikontrol oleh kelompok Ahrar al-Sham, dengan 17 bus, dan dari Irbin, yang bersama dengan Zamalka dan Jobar telah berada di bawah kontrol kelompok oposisi Faylaq ar-Rahman.

Menurut SANA, 25 bus telah dikirim ke pinggiran Irbin untuk mengangkut para penduduk dari kota dan daerah sekitarnya menuju wilayah yang diduduki oposisi di utara negara itu.

Laith al-Abdullah, seorang aktivis di Harasta, mengatakan pada Aljazeera bahwa ini akan menjadi evakuasi yang kedua dan “terakhir” – sesuai dengan kesepakatan yang dicapai dengan Rusia. “Sepertinya tidak akan ada evakuasi ketiga … tetapi kita akan lihat dan tunggu,” katanya.

Juru bicara Failaq al-Rahman, Wael Olwan, mengkritik Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) karena tidak menawarkan perlindungan atau jaminan pada para penduduk yang ingin tetap berada di Ghouta Timur.

“Orang-orang yang terluka akan menjadi yang pertama meninggalkan Ghouta, dan para petempur akan menjadi yang terakhir,” Olwan mengatakan pada Aljazeera.

Baca: Penduduk Ghouta Timur Menolak Meninggalkan Tanah Mereka

Pada 18 Februari, pasukan rezim Suriah, didukung oleh jet-jet tempur Rusia, memperketat pengepungan mereka atas Ghouta Timur dengan serangan militer besar-besaran yang membunuh 1,500 dan melukai lebih dari 5.000 orang.

Hampir 400.000 orang masih berada di kantong wilayah itu sebelum serangan itu terjadi.

Pada minggu lalu, media pemerintah melaporkan sekitar 4.000 orang telah meninggalkan Harasta di pinggiran Damaskus, termasuk lebih dari 1.000 petempur oposisi Ahrar al-Sham, setelah kelompok oposisi itu mencapai kesepakatan evakuasi pada Rabu.

Sementara itu, para petempur oposisi dari Jaish al-Islam di Douma, kota terbesar kelompok oposisi yang masih tersisa di Ghouta Timur, belum dapat mencapai kesepakatan dengan angkatan darat Rusia – sekutu utama rezim Suriah – dengan 150.000 penduduk masih terperangkap di dalam.

Orang-orang di Douma dihadapkan pada akses terbatas atas makanan dan obat-obatan, para aktivis mengatakan pada Aljazeera.

Mereka yang rencananya dievakuasi menuju Idlib kemungkinan akan menghadapi serangkaian tantangan baru di sana, karena serangan udara Rusia dan bombardir militer Suriah atas Idlib telah meningkat dalam satu minggu terakhir, membunuh lusinan orang.

Provinsi itu juga telah menyaksikan pertikaian yang berlarut-larut antar kelompok oposisi.*/ Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahrar al-Shambashar al assadEvakuasiFaylaq ar-RahmanGhouta TimurIdlibiranJet Tempuroposisirusiasuriahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Zaman Now “Pesmadai”: dari Bersihkan Masjid sampai Mengajar Ngaji
Tulisan selanjutnya Imam Masjid di Serbia ‘Dipukuli Hingga Mati’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?