Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din: Jamaah Islamiyah, Skenario Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2003 17:13 5:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2003 17:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengingatkan aparat kepolisian agar tidak tergesa-gesa mengeluarkan pernyataan bahwa para tersangka pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriott, Selasa (5/8) lalu, terkait dengan organisasi keislaman, sebelum mengungkap secara pasti siapa pelakunya. “Tugas Polri adalah bekerja mengungkap kasus itu, bukan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bisa membuat resah kalangan umat Islam,” kata Din yang juga Sekretaris Umum MUI Pusat di Jakarta, Jumat. Ia menegaskan bahwa Jamaah Islamiyah (JI) merupakan skenario Amerika Serikat untuk membasmi tokoh-tokoh Islam. Sementara itu, secara terpisah pengamat Intelijen Dr AC Manullang ketika dimintai komentarnya mengatakan, bukan tidak mungkin aparat kepolisian mampu mengungkap kasus bom Marriott seperti halnya kasus bom Bali. Namun, ia maragukan polisi mampu mengungkap siapa aktor intelektual di balik pengeboman itu. Menurut dia, biasanya polisi hanya mampu mengungkap pelaksana di lapangan saja. Mengenai bom Marriott, Manullang mengatakan, walau bagaimana pun bom itu bukan dibuat dengan tiba-tiba, tetapi sudah direncanakan matang dan sistematis, baik dalam hal pemilihan waktu (timing), penerapan iptek, dan sasarannya. “Mereka telah berhasil mencapai targetnya, yaitu kala orang terkonsentrasi pada pengamanan Gedung MPR/DPR, tetapi mereka meledakkan bom di Marriott. Ini kan luar biasa,” katanya. Ia menilai, kinerja intelijen masih lemah, karena seharusnya intelijen sudah bisa mendeteksi setiap tindakan yang ada. AC Manullang menilai, berbagai peristiwa peledakan bom di Jakarta yang terjadi beberapa waktu lalu dan terakhir di Hotel JW Marriott, sebenarnya diarahkan pada kepemimpinan Presiden Megawati. Dikatakannya, berdasarkan data intelijen rentenan bom mulai dari Mabes Polri, kawasan Industri Bekasi, Jl Wahid Hasyim belakang Kantor PBB, Bandara Soekarno-Hatta dan Gedung DPR, dilakukan untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Presiden Megawati tidak mampu memberi rasa aman di negeri kita. “Bom itu dari konspirasi internasional, selama konflik elit tidak berhenti antara Megawati dengan DPR, serta konflik yang menggunakan agama Islam untuk kepentingan merebut kekuasaan,” katanya. Seolah-olah JI Menanggapi bom Marriott, AC Manullang mensinyalir, peristiwa itu akan dihubungkan dengan peristiwa lain sehingga seolah-olah dilakukan oleh JI. Beberapa waktu lalu, katanya, Al Jamirie yang mengaku sebagai orang kedua Osama Bin Laden menunjukkan suaranya di TV Al Arabia, Dubai. Di situ Al Jamirie menyatakan kepada AS dan seluruh negara-negara yang membantu AS, jika mengorbankan darah orang muslim akan dibalas dengan kekerasan. “Ini disiarkan luas di AS. Itu sama halnya dengan yang dilakukan Osama, mengancam AS dan sekutunya untuk balas dendam. Bom Marriott dikaitkan dengan akan dihukum matinya Amrozi. Ini satu hal yang luar biasa, operasi intelijen internasional,” katanya. Mereka, katanya, telah berhasil membentuk opini masyarakat di Indonesia, termasuk dunia Internasional, bahwa Islam identik dengan teroris. “Bom Marriott pasti akan dikatakan perbuatan kelompok JI dan polisi akan membuktikan hal itu,” katanya. Menurut dia, hal itu terbalik, karena seharusnya intelijen tidak bisa memberi bukti, tetapi tugas intelijen adalah memprediksi dan mencegah jangan sampai peristiwa itu terjadi dulu. Oleh karena itu, ia menyarankan kepada TNI, khususnya AD untuk memainkan peran dengan membentuk pleton intelijen di setiap Kodam dan Kodim di seluruh Indonesia untuk melakukan tugas-tugas intelijen dalam rangka menangkal aksi-aksi terorisme berkembang lebih jauh di Indonesia. “Sekarang ini bukan lagi polisi yang mesti menangani aksi terorisme tersebut, tetapi TNI-lah yang seharusnya mengemban tugas itu,” katanya. [Ant]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejuang Taliban Kembali Lakukan Pembalasan
Tulisan selanjutnya Arnold Schwarzenegger Resmi Calonkan Gubernur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?