Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PKS Resmi Dukung SBY-Kalla

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2004 09:39 9:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Agustus 2004 09:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.co–Pernyataan resmi PKS itu disampaikan Ketua Umum DPP PKS Dr.Hidayat Nurwahid MA di Kantor DPP PKS Jakarta, Kamis petang, dalam konperensi pers bersama yang dihadiri langsung oleh SBY dan Jusuf Kalla, serta jajaran pengurus PKS lainnya. Keputusan DPP PKS tersebut didasarkan pada keputusan Majelis Syuro PKS mengenai nota kesepahaman dengan capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menjalin sebuah kerja sama dalam melaksanakan perubahan menuju Indonesia madani yang adil, aman dan sejahtera. Menurut Hidayat, keputusan tersebut bersifat mengikat pada seluruh pengurus dan kader partai serta untuk menjadi pedoman bagi simpatisan dan konstituen yang bertekad melakukan perubahan bersama PKS. “Untuk itu kepada seluruh jajaran struktur, fungsionaris dan kader PKS agar berusaha menyukseskan keputusan ini seoptimal mungkin melalui bekerjasama dengan seluruh komponen rakyat, ormas dan organisasi politik yang pro perubahan,” tegas Hidayat. Kesepakatan yang disetujui PKS dengan SBY-JK adalah agar jika terpilih nanti, SBY konsisten melakukan perubahan untuk membangun pemerintahan yang bersih peduli dan profesional, di antaranya dibuktikan dengan keteladanan dan kesiapan memberhentikan anggota kabinet yang melakukan korupsi serta tidak mengulangi kesalahan pengelola negara yang sebelumnya, dan tidak menjadikan kekuasaan untuk menzalimi umat dan bangsa. Selain itu, SBY juga diminta untuk senantiasa mempertahankan kedaulatan NKRI di tengah pergaulan dunia internasional, melanjutkan proses demokrasi dan reformasi dalam rangka terbentuknya masyarakat madani, mengedepankan supremasi sipil dan tidak menghadirkan pemerintahan yang militeristik atau “police state”. PKS berharap SBY dalam kepemimpinannya selaku presiden meningkatkan moral bangsa, kualitas masyarakat, kesejahteraan rakyat dan mengedepankan penegakkan hukum dan HAM. Juga mendukung upaya perjuangan bangsa Palestina dalam mencapai kemerdekaannya dan tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Hidayat mengatakan, perubahan bukan sekadar pergantian penguasa tetapi harus merealisir cita-cita kemerdekaan menuju pemerintahan yang bersih, mau memberantas korupsi. Karena itu, katanya, perlu adanya reformasi birokrasi. “Banyaknya korupsi di Indonesia yang menunjukkan kerendahan moralitas bangsa,” katanya dan menambahkan bahwa pemerintah mendatang perlu memberi jaminan terhadap TKI dan WNI yang ada di luar negeri, serta kesejahteraan buruh dan rakyat. Selain itu, PKS juga tidak ingin adanya penangkapan-penangkapan oleh penguasa. Sementara itu, dalam kesempatan itu SBY mengatakan, pihaknya dan PKS sepakat melakukan perubahan dalam rangka membangun bangsa kelak dengan cara membentuk pemerintahan yang bersih, peduli dan profesional, jika dirinya terpilih sebagai presiden. “Kami ingin menyatukan komitmen, yaitu perubahan pemerintahan yang bersih menjalankan agenda lima tahun ke depan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya. Untuk 20 September mendatang, lanjutnya, dirinya dan PKS akan berjuang bersama dalam politik yang damai dan cerdas agar rakyat dapat memilih sesuai hati nurani. Arti kebersamaan yang dibangun adalah bersatu dalam agenda baik di pemerintah maupun Dewan, karena tanpa kemitraan tak mungkin dapat berjalan. “Saya percaya PKS terdiri atas orang-orang yang tegas dalam bersikap dan PKS bisa dijadikan teladan,” katanya. Palestina dan Israel Menyangkut sikap terhadap Palestina, SBY menyatakan, prinsip mendukung kemerdekaan Palestina bukan hanya sikap SBY- Kalla, tetapi sudah menjadi prinsip dasar pemerintah RI yang harus pula menjadi komitmen seluruh bangsa. Sedangkan mengenai sikapnya terhjadap Israel, SBY menegaskan bahwa tidak memiliki rencana sama sekali untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika dirinya terpilih. “Insyaallah saya tidak ada rencana sama sekali membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Itu posisi dasar bangsa Indonesia. Ketika saya menyampaikan visi dan misi SBY-JK, tidak ada agenda yang menyangkut pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel atau agenda lain yang bertentangan dengan kehendak rakyat,” katanya yang disambut aplaus dan teriakan takbir dari kader PKS yang hadir. Usai konperensi pers, SBY, Jusuf Kalla, Hidayat Nurwahid, serta pengurus teras PKS lainnya melakukan sholat Maghrib berjamaah di Kantor DPP PKS yang terletak di Jl Mampang Prapatan Raya Jaksel tersebut. [gtr)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Kufa Dibombardir, 74 Tewas
Tulisan selanjutnya 27 Agen Rahasia Terlibat Skandal Abu Ghraib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?