Hidayatullah.Com–Sayed, begitu kami memanggilnya. Saat ini hari-harinya diisi dengan mengurus para pengungsi. Sebuah rumah di jalan Indrapura, Banda Aceh dipenuhi pengungsi. Di sinilah Sayed sekarang menenggelamkan diri.
Suasana duka yang dialaminya tidak terlalu nampak. Dia tenggelam dengan kesibukan menolong puluhan pengungsi yang tinggal di rumah salah seorang temannya. Padahal keluarga Sayed turut menjadi korban. Istrinya, Nur Ismi yang tengah hamil 3 bulan, Nada Nursaid (6 tahun), Rif?at Nursaid (1,5 tahun) kini semua telah menghadap-Nya. Rumahnya yang terletak di Kampong Alue Tengoh, tidak menyisakan tanda-tanda kehidupan.
Ketika kantor perwakilan majalah Hidayatullah di Jakarta melakukan kontak melalui telepon kemudian Abdul Hadi Damanik, wartawan majalah Hidayatullah yang bertugas meliput bencana di Nangroe Aceh Darussalam menemuinya beberapa waktu lalu, Sayed tidak bisa menutupi kesediannya. Suaranya terbata-bata, air matanya membasahi pipi. Sayed sangat sedih atas musibah yang menimpah keluarganya.
Namun kesedian yang dialaminya tidak bisa menghentikan kerja keras dan keinginannya menolong korban yang lain. Di sebuah rumah yang dipenuhi oleh para pengungsi, Sayed menenggelamkan diri. Sakit yang dialaminya sama sekali tidak dihiraukan. Ketika Asih Subagyo dari Posko Hidayatullah Peduli menyampaikan bantuan logistik ke rumahnya, Minggu (9/1/05), Sayed sungguh tenggelam dalam kesibukannya mengurus para pengungsi. Tidak ada tanda-tanda bahwa dia baru kehilangan tiga orang yang sangat dicintainya.
?Memang sangat sedih kehilangan keluarga saya. Tapi kalau waktu habis untuk bersedih memikirkan yang sudah mati, sudah pasti istri dan dua anak saya tidak akan kembali. Lebih baik saya menolong yang masih hidup. Ini kesempatan saya untuk membangun amal,? katanya tegar. (Tulisan lain tentang bencana yang menimpa keluarga Sayed Muhammad Hussen ada sudah muncul pada beberapa hari sebelumnya.)
Hari ini Posko Hidayatullah Peduli di Banda Aceh mengirimkan bantuan logistik berupa makanan, mie instan, susu, air dan beberapa kebutuhan pokok lainnya sebanyak satu mobil pick up ke pengungsi yang ada di rumah Sayyed.
Selain memberikan bantuan kepada pengungsi yang ada di rumah Mohammad Sayyed di Indrapuri, Banda Aceh. Posko Hidayatullah hari Minggu (9/1/05) juga mengirimkan bantuan kepada para pengungsi yang ada di desa Padan dan Ulegle, kecamatan Makmur kebupaten Bireun. Salah satunya adalah pengungsi yang menempati rumah Muhammad. (Har)