Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kadin Amerika Minta Ketentuan Sertifikasi Halal Ditiadakan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 April 2010 18:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Temuan Badan Pengurus Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (BPPOM-MUI) tentang adanya perlibatan atau persinggungan unsur-unsur haram pada obat-obatan paten dan generik di masyarakat Indonesia, diperkuat oleh pernyataan mantan Kepala BPOM RI, Khusnia Rubiana Thamrin .

Menurut Khusnia, temuan itu ada benarnya. Tapi dia tidak bisa memastikan berapa persen obat-obatan yang mengandung unsur haram.

“Ada, tetapi tidak begitu banyak. Ada memang obat yang tidak halal karena belum ada sertfikasi halal dari MUI,” kata Khusnia, dalam perbincangan dengan Hidayatullah.com, baru-baru ini.

Dalam kewenangannya, kata Khusnia, LPOM RI memang tidak ikut terlibat dalam aspek pengawasan pada masalah haram atau halal obat.

Dia mengatakan, yang punya kewenangan memberikan sertifikasi halal adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sedangkan LPOM RI hanya hanya mengawasi dari segi keamanan, manfaat dan mutu obat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“BPOM RI mengawasi segi keamanan, manfaat dan mutu obat. Dalam proses produksinya, BPOM RI akan meminta kepada produsen untuk meminta fatwa dan sertifikasi dari MUI,” jelas Khusniah.

Tekanan Asing

Namun belakangan, mencuat kabar jika Uni Eropa dan Kadin Amerika telah meminta mencabut atau merivisi ketentuan dari BPOM RI yang mengharuskan ada sertfikasi halal dari MUI tersebut. Menurut Khusnia, pihak perusahaan farmasi tersebut keberatan karena akan memiliki keterbatasan akses bisnis di Indonesia.

Padahal, tegas Khusnia, adanya sertifikasi halal tersebut adalah upaya untuk melindung konsumen muslim dari bahan-bahan yang haram dan tidak thayyib (baik).

“Masyarakat kita kan mayoritas yang mengkonsumsi ini (obat, red),” sayang dia.

Menurutnya, sejatinya negara lain tidak boleh turut campur dalam masalah kefarmasian suatu negara. Namun yang mengherankan, adalah adanya ajuan keberatan aturan keharusan sertifikasi halal dari MUI oleh Kadin Amerika dan Uni Eropa.

“Bahkan yang saya dengar terakhir, aturan itu sudah diadakan revisi. Tinggal ditandatangani. Ini laporan yang masuk ke saya,” ujar Khusnia.

Terkait adanya tekanan dari luar tersebut, menurut Khusnia, karena pasar farmasi Indonesia termasuk yang terbesar di dunia. Boleh dikata, Indonesia adalah pemakai atau konsumen yang terbesar saat ini, serta  satu-satunya pasar yang mudah dipenetrasi adalah Indonesia.

“Boleh dibilang Indonesia memang tidak memproduksi obat. Semua dari luar. Ada sekitar 80 persen penguasaan pasar farmasi dari luar negeri di Indonesia. Utamanya dari Amerika dan Uni Eropa,” jelasnya.[ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dalam Mengentas Kemiskinan, Zakat Lebih Prospek dari Pajak
Tulisan selanjutnya Uni Eropa dan Amerika Tak Senang Ada Sertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?