Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Film Porno Sering Lolos, Tanda Ada Masalah Besar di LSF

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Oktober 2010 13:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatulah.com — Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto, menyatakan ada masalah besar di Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF) yang telah meloloskan film berbau porno “Rintihan Kuntilanak Perawan” yang dibintangi artis porno internasional.

“Ada masalah besar di tubuh LSF. Saya kira sedang berlangsung proses kapitalisasi di sini,” kata Ismail Yusanto kepada Hidayatullah.com, Jum’at (15/10).

Menurut Ismail, selama ini memang proses sensor yang dilakukan LSF adalah dengan metode paket bukan sistem panel, yakni menyerahkan proses sensor kepada hanya satu atau beberapa orang tanpa melibatkan semua unsur yang ada di LSF.

Jika kebetulan yang menyeleksinya adalah orang yang pro kebebasan seni, kata Ismail, jelas akan memungkinkan film yang bermuatan porno akan bisa lolos.

Kiprah LSF selama ini dinilai Ismail tidak signifikan dalam melakukan sensor. Terbukti dari sekian banyak film yang sudah diadukan oelh masyarakat, tapi tetap saja bisa lolos.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“LSF tidak pernah menjelaskan apa sebetulnya kerangka budaya yang ingin dibangun, tidak punya politik budaya yang jelas. Ini bukti LSF tidak pernah beres,” tegasnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, lolosnya film porno Rintihan Kuntilanak Perawan pada dasarnya karena ada proses kapitalisasi di dalamnya.

“Semua lini kehidupan di Indonesia sudah dikungkungi dominasi materialisme, termasuk masalah sensor,” demikian Ismail.

Sementara Ketua LSF Mukhlis Paeni mengklaim dan menjamin pihaknya sudah bekerja sebaik mungkin dan akhirnya memberi “tiket” lulus sensor bagi film ini.

LSF pun tak akan menutup telinga untuk mendengarkan kritik dari organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

“Ini karena masih dalam batas toleransi, jadi enggak usah dirisaukan. Enggak ada masalah, silakan saja,” kata Mukhlis.

Batal datang

Sebagaimana diberitakan, bintang film porno asal Amerika Tera Patrick dinyatakan batal datang ke Jakarta  akibat ancaman Front Pembela Islam (FPI).

“Memang awalnya kita mau datangkan besok. Tapi, karena ada ramai-ramai kita pending dulu kedatangannya. Kita nggak mau ambil resiko,” kata KK Dheeraj.

Sebelumnya, KK Dheeraj juga pernah mengungkapkan bahwa  mendatangkan Tera ke Jakarta untuk membintangi film yang diproduksinya merupakan suatu risiko besar dan akan dilakukan secara diam-diam.

“Saya pakai pengawalan 20 orang di kamar hotelnya, karena takut mengundang reaksi masyarakat,” ucapnya pada saat acara konperensi pers film ‘Rintihan Kuntilanak Perawan’ sebelum ini. [ain/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemilihan Guru dan Kepala Sekolah Madrasah Kreatif
Tulisan selanjutnya Kementerian Haji Arab Saudi Siapkan Program TV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa

Berita
13 Agustus 2026 16:07
Sembilan Tokoh Bersatu, Majelis Arah Indonesia Gelar Pleno Perdana di Al Azhar
Suriah akan Ubah Pangkalan Militer Rusia Jadi Pusat Pelatihan Bersama
Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz

Terbaru

  • Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
  • Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
  • Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
  • Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas
  • Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?