Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

SBY di Mata Pedagang Asongan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Siang itu, Rabu, (20/10) hujan deras mengguyur daerah sekitar bundaran HI. Terlihat  sejumlah pedagang asongan berteduh di jembatan penyebrangan tak jauh dari tempat itu. Mereka datang dari berbagai tempat di sekitar Jakarta dan berencana menjual dagangan mereka saat aksi demo memperingati setahun pemerintahan SBY-Boediono berlangsung di bundaran HI dan depan Istana Negara.
Ternyata, tidak saja para pendemo yang memiliki berbagai penilaian terhadap pemerintahan SBY-Boediono, para pedagang kecil juga demikian. Seperti yang dikatakan Robi, pedagang tahu asal Karawang ini mengaku kecewa atas kepemimpinan SBY. “Nggak puas lah, mas. Barang-barang serba mahal. Sedangkan pendapat nggak cukup untuk biaya hidup,” ujar ayah dari satu anak ini kepada hidayatullah.com.
Robi merasa, orang kecil seperti dirinya sulit hidup dalam kondisi seperti ini. Kendati sudah bekerja maksimal dan keras, tapi tetap saja belum cukup. Robi menilai, hanya orang yang memiliki modal saja yang makin sejahtera, sedangkan orang seperti dia semakin terpuruk. “Presiden harus tegas dan peduli pada rakyat kecil seperti kita,” pesan Robi.
Pendapat berbeda diungkapkan Asep. Pedagang tahu ini tidak mau berkomentar apa-apa soal SBY-Boediono. “Kalau saya sih tergantung orangnya. Pedagang ya begini, kadang lancar kadang juga seret,” ujar Asep. Menurut Asep dari beberapa kali pergantian presiden tidak banyak perbedaannya. Perubahan itu, ujar Asep tergantung usaha masing-masing orang.
Pedagang kaca mata yang tidak mau disebutkan namanya juga punya penilaian lain. Menurutnya, di masa pemerintahan SBY-Boediono hukum tidak dijalankan secara adil. Hukum seolah hanya untuk rakyat kecil, sedangkan untuk para koruptor dan sebagainya seolah tidak berlaku.
Pria berkumis tebal dan berjenggot tipis ini bercerita. Pernah ada seorang anggota dewan yang melanggar dengan melaju mobil di jalan khusus Bus Way. Ketika ditanya, anggota dewan itu justru bilang, “Bilang itu UU kan yang bikin saya, jadi saya bisa melanggar.” “Itu kan aneh, seolah UU bisa dilanggar oleh mereka,” sesalnya.
Lelaki yang mengaku sering mengaji di sebuah masjid di daerah Tanjung Priok ini mengatakan, Indonesia selamanya akan seperti ini jika UU-nya masih buatan manusia. “Apapun presidennya, jika UU buatan manusia, akan tetap sama,” tegasnya. Dia pun berpesan agar UU diganti dengan al-Qur’an dan sunnah.
“Jika ke dua kitab itu dijadikan UU, niscaya Allah akan turunkan rahmat-Nya dari langit,” ujarnya sambil menyitir sebuah ayat. Hidayatullah.com pun sempat terperanjat, seorang pedagang kaca mata yang seharga Rp. 10 ribu perbiji itu punya alasan demikian. [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Pemantau Perda Antirokok di Surabaya Belum Perlihatkan Hasil
Tulisan selanjutnya Semangka Turunkan Tekanan Darah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?