Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aneh, Pelaku Pornografi Menganggap Sebagai Korban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2010 13:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Artis Cut Tari mengaku kalau perempuan di video porno yang selama ini disoal khalayak adalah dirinya pada persidangan, Senin, lalu.

Sidang Ariel itu berbeda dengan sidang-sidang sebelumnya. Selain mendengar kesaksian para saksi, sidang juga memutar video porno Ariel yang berdurasi lima menit. Selain Tari, jaksa juga memanggil tujuh saksi lainnya, termasuk Luna Maya dan Andika. Namun, Luna tidak terlihat hadir di ruang sidang karena dikabarkan sedang si Singapura.

\”Saya konsisten dengan pendirian saya, bahwa yang ada dalam video tersebut adalah benar saya. Tapi Ariel tetap mengaku bahwa yang ada dalam video itu adalah bukan dirinya,\” kata Cut Tari kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Senin (13/12).

Namun, seperti sebelum sebelumnya, Ariel tetap membantah jika yang di dalam video dengan Cut Tari itu adalah dirinya. Padahal saksi lainnya menyatakan kalau para pelaku adegan panas dalam dua video porno itu mirip Ariel, mirip Luna Maya, dan mirip Cut Tari. 

“Cut Tari mengakui bahwa yang di video itu dia (Cut Tari) sama Ariel. Bahwa benar itu dia yang lakukan sama Ariel,’ jelas Jaksa Penuntut Umum Rusmanto seusai sidang kasus penyebaran video porno itu di Pengadilan Negeri Bandung.

Ariel dan para pengacaranya mengakui kalau mereka keberatan atas keterangan beberapa saksi. “Yang jadi masalahnya kan penyebaran (video porno), jadi mestinya tak terlalu menitik memberatkan ke sana (soal pemeran adegan panas dalam video porno),” kata Ariel seusai sidang.

Penasihat hukum Ariel, Afrian Bondjol menyatakan,  “Kami sempat menyampaikan beberapa keberatan atas keterangan beberapa saksi karena menurut pertimbangan penasihat hukum itu tak sesuai fakta. Soal faktanya apa tentu nggak bisa dibeberkan karena sidangnya tidak terbuka untuk umum,” ujarnya. 

Ariel Diarahkan

Praktisi Hukum Luthfi Hakim menduga sikap Ariel yang sampai sejauh ini belum mau mengakui dirinya dalam video porno itu, merupakan penggabungan cara berfikir yang tidak silogis.

\”Saya pikir itu tidak silogis. Apa yang dilakukan Ariel itu menurut hemat saya akan jadi bumerang,\” kata Luthfi kepada Hidayatullah.com. 

Dari sikapnya itu, kata Luthfi, Ariel tampak ingin menempatkan dirinya sebagai korban. Luthfi melihat, Ariel ingin membantah 2 hal yang berbeda, yakni dia mau menguatkan dirinya sebagai korban sekaligus menyanggah jika dirinyalah di dalam video itu.

\”Padahal kalau Ariel menganggap diri sebagai victim (korban), maka dia harus mengakui kalau dalam video benar adalah dirinya,\” jelas Luthfi.  

Dari aspek legal hukum, lanjut dia, seorang saksi yang memberikan kesaksian bohong akan ada sangsi. Tapi kalau terdakwa yang memberikan kesaksian tidak ada sangsi. Namun terdakwa yang tidak jujur, hal ini akan merusak citra pengadilan dan terdakwa sendiri. Sehingga dalam putusannya nanti, pengadilan bisa memutuskan apa saja yang memberatkan dan meringankan terdakwa.

\”Jika misalnya selalu berbelit belit atau berbohong, maka pengadilan bisa saja memberikan keputusan yang memberatkan terdakwa,\” kata Luthfi.

Luthfi menilai sikap Ariel yang menolak untuk mengaku sebagai pemeran dalam video porno bukan murni dari sikap Ariel. \”Saya melihat ada pihak yang mempengaruhinya,\” kata Luthfi.

Padahal lama sebelumnya, teka-teki siapa aktor porno dalam video itu, Ariel dan Luna Maya disebut-sebut mengakui bahwa gambar yang ada dalam video itu adalah mereka. Seorang penyidik di Direktorat Keamanan dan Transnasional Mabes Polri menyebutkan bahwa rekaman itu asli.

\”Sudah ada pengakuan,\” kata sumber yang menolak dikutip namanya tersebut, sebagaimana dikutip JPNN, Jumat (11/6).

Namun, kata dia, keduanya membantah menyebarkan. \”Mereka mengaku dijebak,\” katanya. Siapa yang menjebak? Perwira itu menolak menjelaskan lebih detail. \”Ini baru awal. Nanti berkembang,\” lanjut sumber. [ain/hidayatullah.com/]  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Ilmuwan Indonesia akan “Pulang Kampung”
Tulisan selanjutnya Tim Dokter Polri Akan Membantu Operasi Ba`asyir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing

Berita
8 Agustus 2026 11:06
Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja

Terbaru

  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
  • Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
  • Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum
  • Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe
  • MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
  • Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
  • Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?