Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Paham Radikalisme Agama Bukan Lahir dari Pendidikan Formal

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 21 Mei 2011 23:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Munculnya tindakan radikal akhir-akhir ini yang ditengarai dilakukan sekelompok orang, tidak selamanya bersumber pada ajaran agama. Mencuatnya istilah radikalisme agama yang sering diarahkan pada Islam dinilai hanya bermaksud memojokkan umat Islam dari orang-orang yang tidak memahami ajaran agama.

“Adalah kesalahan besar jika ada pendapat bahwa radikalisme lahir dari sebuah institusi pendidikan, baik formal maupun nonformal. Karena faktanya tidak satu pun institusi pendididikan, terutama lembaga pendidikan Islam yang memasukan paham radikalisme dalam kurikulumnya,” demikian disampaikan Kasubdit Pengembangan Akademik Dirjen Pendidikan Tinggi Islam pada Kementerian Agama DR Muhammad Zain dalam diskusi pendidikan ”Membangun Insan Kamil dan Penanggulangan Paham Radikalisme” di kampus Universitas Islam Bandung, Sabtu (21/5).

Zain menambahkan, penelitian yang dilakukan Kementerian Agama sendiri belum menemukan keterkaitan paham radikalisme agama dengan kurikulum di Perguruan Tinggi Islam (PTA). Kalaupun ada mahasiswa yang berpaham radikal, maka itu bisa karena interaksi dengan dunia luar kampus.

Untuk itu Zain berharap, PTI harus memiliki daya tarik dan magnet bagi mahasiswa dalam rangka pengembangan keilmuan Islam, sehingga PTI bisa menjadi baitul hikmah, sebagai tempat tumbuh kembangnya kearifan-kearifan luhur yang bersumber pada ajaran Islam.

“PTI juga harus mampu melahirkan generasi yang berkarakter, bermartabat, dan berwawasan luas, namun berjiwa ulama. Istilahnya intektual yang ulama dan ulama yang intelektual,” sambung Zain.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun demikian Zain berharap, jika disinyalir adanya kecenderungan ke arah radikalisasai, maka PTI harus merespon dengan melakukan tindakan persuasif, semisal penambahan porsi pelajaran agama atau re-desain kurikulum dan perbaikan metode pengajaran.

Menanggapi adanya rencana sebagian rektor yang akan memasukan kembali pelajaran Pedoman Pendidikan dan Pengamalan Pancasila (P4) guna meminimalisasi tindakan terorisme dan radikalisme di kampus, Muhammad Zain berpendapat lebih baik diterapkan “Pendidikan Berkarakter” saja.

“P4 itu mempunyai sejarah tersendiri dan kalau dibuat “proyek” malah hasilnya kurang bagus juga,” ujar Zain kepada hidayatullah.com.   Pendidikan berkarakter sendiri  adalah dengan menampilkan figur teladan tokoh-tokoh pendidikan di Indonesia, sehingga mahasiswa atau peserta didik mempunyai inspirasi watak mulia sang tokoh.

Rektor Unisba, Prof. DR.Thaufiq Boesori,MS, mengatakan, PTI yang dipimpinnya telah menerapkan pendidikan agama di atas rata-rata. Di Unisba sendiri memberi porsi sampai tujuh semester.

“Bahkan kami masih ada pesantren mahasiswa bagi mahasiswa baru dan pesantren sarjana bagi yang akan lulus,” sambung Thaufiq. Namun demikian Thaufiq tidak menampik sinyalemen akan adanya paham radikalisme yang masuk dunia kampus, mengingat tidak ada alat untuk mendeteksi paham atau ideologi seseorang.

Untuk itu dirinya mengajak kepada semua pihak menjalin kerja sama dalam menanggulangi paham radikalisme dalam dunia pendidikan.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Palestina Maju Terus ke PBB
Tulisan selanjutnya Tahun Depan 4 Juta Jamaah Umrah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Berita
27 September 2026 08:42
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

Terbaru

  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?