Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dubes Saudi Pamitan, Ketum PBNU Enggan Menemui

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 11 Desember 2011 17:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Abdurrahman Al-Khayyat, kecewa pada sikap Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama, K.H. Said Aqil Siradj yang menolak menerima dirinya. Padahal duta besar senior di Indonesia itu datang untuk untuk pamitan sehubungan masa tugasnya di Indonesia berakhir.

“Saya sudah dijanjikan untuk bisa bertemu pekan lalu, tapi tiba-tiba dibatalkan. Saya tak bisa mengerti mengapa sikapnya demikian terhadap kami,” kata Al-Khayyat, di kediamannya di Jakarta, Sabtu (11/12/2011) malam. Sebelum meninggalkan Indonesia, dia menggelar resepsi untuk kalangan pers di rumah dinasnya.

“Menjadi tugas saya selaku wakil pemerintah dan bangsa Arab Saudi meningkatkan hubungan baik dengan berbagai kalangan di Indonesia, termasuk dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu,” katanya.

Juga, dari pengamatannya, berulangkali ada komentar-komentar Said Aqil Siradj yang mengaitkan pemerintahan Arab Saudi dengan Wahabisme.

Dia berkata, “Kamipun tahu, beliau kerap berhubungan dengan kedutaan besar satu negara lain yang memusuhi Arab Saudi.” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sehubungan dengan itu, tokoh NU, KH Hasyim Muzadi, yang dimintai pandangannya secara terpisah, Minggu, menyatakan, tidak lazim ketua umum PB NU menolak tamu baik besar atau kecil, yang Islam atau bukan Muslim.

“Apalagi tamu itu diplomat negara Islam, tak boleh ditolak. Itu sangat tidak baik untuk umat Nahdlatul Ulama,” kata Muzadi, yang juga mantan ketua umum PB NU periode 2000-2004.

Muzadi mengingatkan, menurut ajaran Nahdlatul Ulama, ukhuwah Islamiyah (persaudaraan/ keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah Islam) harus merata secara seimbang ke seluruh kelompok kaum muslimin.

Selama lima tahun bertugas di Indonesia, Al-Khayyat melukiskan negara terbesar di ASEAN itu sebagai “negeri indah”, di mana dirinya telah membina banyak hubungan baik dengan berbagai lapisan masyarakat maupun pejabat pemerintahan.

“Kami memuji Presiden Yudhoyono yang telah memimpin Indonesia dan mencapai kemajuan seperti sekarang. Kami yakin, Indonesia akan segera menjadi salah satu negara terpenting di dunia karena peran-peran yang dimainkannya,” katanya.

Laiknya sopan-santun dan protokoler diplomatik, diaa akan berpamitan pula dengan Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa. “Menteri luar negeri Anda salah satu tokoh muda cemerlang yang dimiliki Indonesia,” katanya, dilansir Antara News.*

Keterangan Foto: Abdurrahman dan SBY.[Antara]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Silaknas ICMI 2011 Telurkan Deklarasi Kendari
Tulisan selanjutnya John Kerry: Kemenangan Al Ikhwan Tidak Mengejutkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Berita
31 Oktober 2026 10:09
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?