Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Albayyinat Minta Pertanggunganjawaban MUI Pusat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Maret 2012 14:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih sebulan kunjungan MUI Jawa Timur dan Ulama Madura ke kantor MUI Pusat untuk menindaklanjuti fatwa sesat Syiah yang telah dikeluarkan oleh MUI Sampang. Namun setelah waktu yang ditunggu-tunggu rupanya tidak ada kabarnya.

umat Islam Indonesia menunggu dikeluarkannya Fatwa oleh MUI Pusat mengenai sesatnya aliran Syiah. Yang sudah dijanjikan oleh pengurus MUI Pusat ketika menerima rombongan Ulama dari Jawa Timur.

Menunggu ketidakpastian itu, Yayasan Albayyinat, lembaga yang concern pada paham Syiah mulai ragu  jika MUI Pusat akan mengeluarkan fatwa sesat terhadap paham Syiah.

“MUI Pusat masih ragu ragu dan belum kompak dalam keputusannya mengeluarkan Fatwa mengenai sesatnya aliran Syiah. Padahal keadaa n sudah sangat mendesak melihat keadaan yang semakin meresahkan dan korban korban terus berjatuhan,” ujar Habib Achmad Zein Alkaf, Ketua Bidang Organisasi Albayyinat Indonesia dalam sebuah rilisnya ke redaksi hidayatullah.com, Senin (05/02/2012).

Achmad Zein menilai, pengurus MUI Pusat kurang tanggap melihat situasi yang tidak menyenangkan di Indonesia yang semakin keruh dikarenakan terus berkembangnya aliran Syiah di Indonesia. 

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami menilai MUI Pusat kurang tanggap menerima dan menyerap aspirasi daerah yang lebih maju dan lebih perhatian terhadap kegelisahan umat selama ini. Selayaknya Ketua Umum MUI Pusat turun kedaerah, karena dia bertanggung jawab kepada Allah,” tulisnya.

Menurut Achmad Zein, kesesatan ajaran Syiah kelihatan jelas, bagaikan jelasnya Matahari di waktu siang. Karenanya, melalui organisasinya, ia mendesak agar MUI Pusat segera mengeluarkanfata, sebagaimana telah difatwakan oleh para ulama seluruh dunia.

“MUI Pusat kami nilai tidak konsekwen dengan dikeluarkannya Pedoman Sepuluh kreterian mengenai sesatnya satu aliran.”

Baginya, cukup aneh, MUI yang selama ini telah membuat 10 pedoman kreteria sesat namun sampai hari ini tidak mengeluarkan fatwa apapun tentang Syiah.

“Anehnya MUI Pusat hanya bisa membuat pedoman, tapi para ulama dari daerah lebih cekatan dan lebih berkwalitas menanggapi kreteria tersebut dari pada pengurus MUI Pusat.”

Ia khawatir, lambatnya keputusan MUI Pusat ini dikarenakan adanya lobi-lobi dari orang orang yang penah dikirim ke Iran yang kini menjadi pengurus MUI.

“Namun kami yakin masih banyak tokoh kita di MUI Pusat yang tidak terpengaruh dengan godaan godaan, karena mereka takut kepada Allah serta menguasai mengenai kesesatan aliran Syiah dan bahayanya bagi agama, bangsa dan negara.”

“Dalam kesempatan ini kami Albayyinat meminta pertanggungan jawab dari pengurus MUI Pusat mengenai dikeluarkannya Pedoman Sepuluh Kreteria mengenai sesatmya satu aliran. Jangan hanya dapat membuat dan mengeluarkan Kreteria, tapi tidak bertanggung jawab mengenai hasil dari penentuan masuknya aliran Syiah dalam kreteria tersebut,” tulisnya.

Seperti diketahui, bulan Januari lalu, rombongan ulama asal Madura dan MUI Jawa Timur melakukan kunjungan ke Sekretariat Majelis Ulama Indonesia Pusat di Jalan Proklamasi, Jakarta menyangkut masalah Syiah. Sebanyak 26 kiai  yang datang ke MUI merupakan perwakilan MUI dan NU dari Jawa Timur, Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, termasuk Habib Achmad Zein Alkaf dan ketua MUI Jatim, KH. Somad Buchori. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua MUI KH. Maruf Amin. Selain ke kantor MUI, para ulama ini juga menemui pengurus PBNU  di Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat serta menemui anggota DPR dan bersilaturahim dengan Menteri Agama Suryadarma Ali.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fatwa SyiahislamMedia IslamMUIold migratesyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polemik Ikhthilath di Pameran Buku Riyadh
Tulisan selanjutnya Dr. Ali Jum’ah Difilmkan dalam 3 Bahasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?