Hidayatullah.com—Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia yang digelar 29 Juni- 2 Juli 2012 di Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat akan membahas tema-tema strategis keummatan dan kebangsaan.
Salah satu tema aktual yang akan dibahas adalah soal dana haji yang meliputi dana talangan haji, status kepemilikan dana setoran BPIH, dan hukum penempatan dana BPIH pada bank konvensional.
Menurut Kiai Ma’ruf Amin, Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, tema dana haji ini akan menjadi perdebatan sengit.
“Soal kepemilikan, dana haji ini milik siapa? Milik pemerintah atau jama’ah? Sebab pemerintah mengakui dana ini miliknya. Ini akan menarik pembahasannya,” kata Kiai Ma’ruf kepada wartawan di kantor MUI, Jakarta, Jum’at (15/06/2012) sore.
Karena pembahasan dana haji ini persoalan krusial, maka panitia mengundang Kementerian Agama untuk ikut serta.
Ijtima Ulama Nasional merupakan agenda rutin MUI dalam merespon persoalan ummat. Tahun ini merupakan ke empat kalinya diselenggarakan Ijtima Ulama.
Ijtima Ulama akan dihadiri oleh 700 sampai 1000 peserta yang mewakili komisi fatwa se-Indonesia dan pimpinan komisi fatwa Ormas Islam. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan membuka acara ini.*